Pengamat sebut fintech bisa hilangkan fungsi broker

Jumat, 15 Desember 2017 18:42 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Pengamat sebut fintech bisa hilangkan fungsi broker Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Octavianus Budiyanto. ©2017 Merdeka.com/Desi Aditia Ningrum

Merdeka.com - Kehadiran teknologi digital bisa memberikan dampak positif dan negatif bagi setiap sektor industri. Di mana dampak positifnya bisa membuka lapangan pekerjaan, sedangkan negatifnya bakal mematikan sektor industri.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), John C.P Tambunan mengaku khawatir dengan kehadiran financial technology atau fintech bagi profesi pialang saham atau biasa disebut oleh broker pada sebuah perusahaan efek. Dengan perkembangan digital, setiap investor telah memiliki akses terhadap transaksi di pasar modal, sehingga tidak memerlukan fungsi broker.

"Masing-masing orang sudah punya SID, bukan tidak mungkin suatu saat fungsi broker tidak ada lagi kecuali dia pemegang saham. Fungsi itu hilang digantikan oleh mesin dengan Iphone. Di OJK sendiri fintech menjadi sesuatu yang sangat menarik sekarang," kata Jhon, di Bali, Jumat (15/12).

Sementara itu, Komite Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Octavianus Budiyanto mengatakan, bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) harus menyoroti perkembangan fintech. Sebab kemunculan fintech perlu diwaspadai lantaran saat ini tren transaksi saham di bursa 60 persen itu dilakukan oleh investor domestik.

"Kita sudah melakukan hearing dengan OJK dalam hal ini pak Hoesen, dan beliau sangat setuju bahwa fungsi intermediate di sini harus dikuatkan," jelas dia.

Dia berharap regulator bursa efek bisa mengakomodasi peraturan-peraturan terkait teknologi digital. Menurutnya, tidak hanya peraturan saja, terpenting kesiapan dari infrastruktur teknologi dan sumber daya manusia (SDM) yang siap menghadapi serangan teknologi digital.

"Skill itu meliputi analisa pasar modal, melakukan analisa dengan baik dan benar sehingga kita harus membuat pasar modal ini yang sangat simple kalau ada gula pasti ada semut," tandasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini