Pemkot Tangerang Gandeng InJourney Airports dan Jasa Marga Kembangkan Akses Simpang Susun Kunciran

Salah satu fokusnya adalah pembukaan akses jalan tol yang menghubungkan Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan melalui wilayah Alam Sutera.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Tangerang Gandeng InJourney Airports dan Jasa Marga Kembangkan Akses Simpang Susun Kunciran
Pemkot Tangerang Gandeng InJourney Airports dan Jasa Marga Kembangkan Akses Simpang Susun Kunciran (merdeka.com)

Pemerintah Kota Tangerang menjalin kerja sama dengan PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk untuk pengembangan infrastruktur akses Simpang Susun Kunciran. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong konsep kota bisnis berbasis aerotropolis di wilayah Tangerang.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di Ruang Patio, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Banten, Senin (2/3). Kerja sama ini masih menjadi rangkaian semarak perayaan Hari Jadi ke-33 Kota Tangerang yang diperingati pada 28 Februari 2026.

Kerja sama tersebut mencakup pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan, khususnya di wilayah sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Salah satu fokusnya adalah pembukaan akses jalan tol yang menghubungkan Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan melalui wilayah Alam Sutera.

Pengembangan ini dilakukan melalui modifikasi Simpang Susun Kunciran yang terintegrasi dengan konektivitas menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tol Sedyatmo, serta Tol Tangerang–Merak. Kehadiran akses tersebut diproyeksikan dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di kawasan Tangerang, Tangerang Selatan, dan wilayah sekitarnya.

Kawasan Alam Sutera juga disebut akan menjadi titik penghubung strategis antara Tangerang dan Tangerang Selatan, sekaligus memperkuat akses menuju Bandara Soekarno-Hatta maupun jalur Tol Jakarta–Merak.

Langkah Strategis

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan integrasi layanan transportasi serta mendukung penataan kawasan di sekitar bandara.

"Melalui kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan integrasi layanan baik dari segi kemudahan akses transportasi, pembukaan lapangan kerja baru, penataan kawasan, keamanan serta kenyamanan bagi para pengguna jasa bandara," kata Sachrudin.

Pengelolaan Transportasi

Ia menambahkan, pemerintah kota berharap pengelolaan transportasi dan lingkungan di wilayah Tangerang dapat semakin terintegrasi sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

"Pemkot Tangerang berharap ke depannya tata kelola transportasi dan lingkungan di wilayah Kota Tangerang dapat semakin terintegrasi sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah di segala aspek dengan pembukaan jalur alternatif baru menuju Bandara maupun Merak yang memudahkan masyarakat," ujarnya.

Pemerintah Kota Tangerang menargetkan langkah strategis tersebut mulai dilaksanakan pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan kota yang berorientasi pada konektivitas kawasan bandara.

Rekomendasi