Pemkab Bangka Barat Sukses Gelar Kontes Durian Bangka Barat, Promosikan Komoditas Unggul Lokal

Pemkab Bangka Barat sukses menggelar Kontes Durian Bangka Barat tahunan, mempromosikan durian lokal unggul dari Desa Tuik. Ajang ini angkat potensi buah daerah ke kancah nasional.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Bangka Barat Sukses Gelar Kontes Durian Bangka Barat, Promosikan Komoditas Unggul Lokal
Pemkab Bangka Barat sukses menggelar Kontes Durian Bangka Barat tahunan, mempromosikan durian lokal unggul dari Desa Tuik. Ajang ini angkat potensi buah daerah ke kancah nasional. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat (Pemkab Bangka Barat) kembali menunjukkan komitmennya dalam mempromosikan komoditas unggulan daerah. Melalui penyelenggaraan kontes durian lokal, Pemkab Bangka Barat berupaya keras agar durian khas daerah semakin dikenal luas oleh masyarakat dan para penggemar durian di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mengangkat potensi ekonomi lokal.

Kontes durian tahunan ini, yang pada tahun 2026 telah memasuki edisi ketiga, diselenggarakan bekerja sama dengan Pemerintah Desa Tuik, Kecamatan Kelapa, Bangka Barat. Ajang kompetisi ini bukan sekadar perlombaan, melainkan platform penting bagi para petani untuk memamerkan produk durian terbaik mereka. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap kualitas durian dari Desa Tuik.

Bupati Bangka Barat, Markus, menyatakan bahwa kontes semacam ini memiliki peran ganda. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga merupakan upaya nyata untuk mengenalkan durian lokal ke pasar yang lebih luas. Inisiatif ini diharapkan mampu memotivasi para pemilik pohon durian untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas buah yang mereka hasilkan.

Mengangkat Potensi Durian Lokal Bangka Barat

Desa Tuik selama ini telah dikenal sebagai salah satu sentra penghasil durian lokal berkualitas unggul di Kabupaten Bangka Barat. Dengan adanya Kontes Durian Bangka Barat yang digelar rutin setiap musim panen, diharapkan semangat para petani untuk menjaga kualitas durian tetap tinggi. Ini juga menjadi upaya penting dalam melestarikan kekayaan plasma nutfah durian lokal yang dimiliki daerah.

Pemerintah desa secara aktif meminta warga pemilik pohon durian untuk tidak hanya menjaga kualitas, tetapi juga melestarikan materi genetik tumbuhan. Plasma nutfah ini membawa sifat keturunan dan berfungsi sebagai bahan dasar untuk pemuliaan, konservasi, serta pengembangan varietas baru. Upaya ini krusial untuk keberlanjutan produksi durian berkualitas di masa depan.

Bupati Markus menegaskan bahwa durian telah menjadi salah satu identitas Kabupaten Bangka Barat yang kuat. Melalui kontes seperti ini, ia yakin durian lokal daerah akan mampu terus terangkat ke kancah nasional. Hal ini menunjukkan ambisi besar pemerintah daerah untuk menjadikan durian sebagai komoditas unggulan yang membanggakan.

Proses Penilaian dan Pemenang Kontes Durian

Kontes Durian Bangka Barat tahun 2026 diikuti oleh 17 peserta yang telah melalui tahapan seleksi dan verifikasi ketat. Proses ini memastikan bahwa durian yang diikutsertakan benar-benar merupakan hasil kebun warga di Desa Tuik. Kualitas dan asal-usul buah menjadi prioritas utama dalam seleksi awal.

Penilaian dalam kontes ini dilakukan secara profesional oleh tiga juri yang berkompeten di Kabupaten Bangka Barat. Setiap durian dinilai berdasarkan sejumlah aspek penting. Aspek-aspek tersebut meliputi cita rasa, tekstur daging, ketebalan daging buah, warna, aroma, hingga kualitas keseluruhan buah.

Dari hasil penilaian yang ketat tersebut, durian Panca Sona milik Gito berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati oleh durian Karmelo milik Iin Parlian, sementara juara ketiga diraih oleh durian Aligator milik Hanafi. Para pemenang ini menunjukkan dedikasi dan keahlian dalam menghasilkan durian berkualitas tinggi.

Masa Depan Durian Unggul Bangka Barat

Keberhasilan penyelenggaraan Kontes Durian Bangka Barat ini diharapkan dapat semakin mendorong semangat para petani. Tujuannya adalah untuk terus menghasilkan durian dengan kualitas terbaik. Ini juga memperkuat posisi Desa Tuik sebagai salah satu sentra durian unggulan di Kabupaten Bangka Barat.

Kepala Desa Tuik, Suderajat, menyambut antusias penyelenggaraan kontes yang telah berjalan tiga tahun berturut-turut ini. Ia mengapresiasi dukungan Pemkab Bangka Barat dan berharap tahun depan acara bisa dilaksanakan lebih meriah. Dukungan berkelanjutan ini penting untuk menjaga momentum promosi.

Bupati Markus juga mengajak para pemenang untuk kembali menunjukkan kualitas durian terbaiknya di ajang yang lebih tinggi. Mereka diundang untuk berpartisipasi dalam Kontes Durian Lokal Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2026. Kontes provinsi ini akan digelar di Lapangan Bola Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, pada 9 Juli 2026.

Ajang kontes ini bukan sekadar kompetisi semata, melainkan pembuktian nyata. Ini menunjukkan bahwa durian lokal Bangka Barat memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Durian lokal berpotensi besar menjadi komoditas unggulan yang mengangkat nama daerah hingga ke tingkat nasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi