Pemerintah Catat Indonesia Miliki 28 Perusahaan Mampu Produksi 17.000 APD per Bulan
Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartanto, menyebutkan Indonesia mampu memenuhi kebutuhan alat pelindung diri (APD) sendiri. Disebutkannya, Indonesia mampu memproduksi sebanyak lebih dari 17.000 APD per bulan.
"Indonesia sendiri mampu untuk membuat APD dengan kapasitas lebih dari 17 juta pcs per bulan, dan Indonesia punya 28 perusahaan yang memproduksi APD dan selama ini juga sudah melakukan ekspor dan juga bisa untuk memenuhi kebutuhan nasional," paparnya dalam video konverensi, Rabu (1/4).
Indonesia, lanjutnya, juga memiliki 28 perusahaan yang memproduksi APD, dan selama ini juga sudah melakukan ekspor, serta bisa untuk memenuhi kebutuhan nasional.
"Demikian pula perusahaan-perusahaan yang akan membuat untuk pakaian surgarical itu kapasitasnya bisa lebih dari 400.000 per bulan," ujar Menko Airlangga.
Selanjutnya, terkait dengan industri farmasi, Menko Airlangga menyebut Indonesia memiliki perusahaan-perusahaan farmasi nasional, baik yang dari BUMN maupun multinasional yang mampu menyediakan 76 persen daripada kebutuhan nasional. Di mana, 24 persen adalah obat paten dan teknologi tinggi yang biasanya diimpor.
Pengusaha Tekstil Siap Produksi Masker dan APD, Dibagikan Secara Gratis
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSemakin merebaknya virus corona atau Covid-19 di Indonesia membuat kebutuhan akan masker dan alat medis lainnya melonjak tajam. Beberapa pelaku industri pun akhirnya banting setir untuk memproduksi masker dan memasarkannya secara luas.
Sejumlah pengusaha tekstil yang tergabung dalam Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menyatakan kesanggupan untuk memproduksi alat pelindung diri (APD), termasuk masker non-medis dan membagikannya secara gratis. Ketua Umum API, Jemmy Kartiwa mengatakan, pihaknya telah berkomitmen terhadap pandemi virus corona dengan mendonasikan masker non-medis secara gratis kepada Palang Merah Indonesia (PMI).
"Ini sosial responsibility. Ini yang kita buat masker non-medical yang kita buat secara gotong royong mulai dari bahannya. Kita berikan kepada PMI secara gratis," kata Jemmy dalam sesi teleconference, Senin (23/3).
Senada, Direktur Utama PT Pan Brothers Tbk Anne Patricia Sutanto mengungkapkan, pihaknya siap memproduksi sejumlah alat pelindung diri guna mencegah virus corona. Bahkan, Anne tak sungkan untuk membagikannya secara sukarela sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dalam menghadapi wabah virus corona Covid-19.
"Industri dalam negeri siap untuk produksi APD, termasuk masker dengan biaya at cost dan tidak dipakai sebagai komersialisasi. Itu komitmen industri hilir," tegas dia.
Reporter: Pipit Ika Ramadhani
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya