Pacific Royale berhenti terbang sementara
Merdeka.com - Baru empat bulan terbang di wilayah udara Indonesia, maskapai penerbangan Pacific Royale memutuskan berhenti terbang sementara. Kementerian Perhubungan mengaku telah menerima pengajuan penghentian aktivitas penerbangan dari pihak maskapai.
Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan mengatakan, Pacific Royale melaporkan bahwa maskapainya tengah melakukan perawatan pesawat Foker 50. Di mana, pada saat perawatan tersebut perusahaan menghentikan operasinya untuk sementara.
"Mereka lapor beberapa waktu lalu sedang melakukan perawatan pesawatnya, dan mulai beroperasi kembali pada 16 Oktober. Namun hingga hari ini sepertinya mereka belum juga beroperasi. Pesawatnya masih di Pondok Cabe," kata Bambang di Hotel Milenium, Jakarta, Rabu (17/10).
Pacific Royale Airways saat ini mengoperasikan tiga unit pesawat F50, melayani penerbangan dari dan menuju Batam dan Surabaya. Pesawat yang berbasis di Batam pertama kali mulai terbang secara komersial pada 11 Juni 2012 dan melayani rute ke Jambi, Pekanbaru, Kerinci dan Padang. Sedangkan pesawat yang berbasis di Surabaya melakukan penerbangan perdananya pada tanggal 15 Juni 2012 dan kini melayani rute ke Semarang, Pangkalan Bun dan Bandung.
Pesawat F50 ketiga Pacific Royale Airways tiba di bandara Halim Perdana Kusuma 1 Agustus 2012. Pesawat dengan nomor registrasi PK-PRC saat ini berada di bandara Pondok Cabe untuk menjalani proses renovasi selama lima minggu, yang mencangkup upgrade kabin, serta transformasi interior dan eskterior pesawat sesuai dengan warna dan identitas Pacific Royale Airways. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya