Nasib Jembatan Selat Sunda diserahkan ke tangan Jokowi
Merdeka.com - Di akhir masa tugasnya, pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu jilid II memberi sinyal lebih mendukung kehadiran tol laut dibanding Jembatan Selat Sunda (JSS) yang sudah lama dipersiapkan. Tol laut adalah konsep yang diusung Presiden terpilih Joko Widodo untuk mewujudkan keterhubungan antar wilayah Indonesia.
Menteri Koordinator Perekonomian, Chairul Tanjung, menegaskan pemerintah menyerahkan nasib kelanjutan realisasi JSS pada Jokowi. "Tahap pembangunan JSS sejauh ini studinya masih dasar sekali. Kita serahkan pada pemerintah baru," ujarnya saat ditemui di Universitas Indonesia (UI) Salemba, Jakarta, Selasa (9/9).
Saat ini pihaknya telah meminta Kementerian Perhubungan untuk menggenjot pembangunan perluasan Pelabuhan Merak dan Bakauheni, penambahan kapal penyeberangan, dan lain sebagainya. Ini sebagai bagian dari mendukung program tol laut. "Utamanya lalu lintas barang agar tidak ada masalah," tuturnya.
CT menceritakan Malaysia terus meminta diberi izin pembangunan jembatan dari Dumai menuju Malaka. Namun pemerintah selalu menolaknya. Pemerintah, lanjutnya, ingin merealisasikan keterhubungan di dalam negeri terlebih dulu melalui tol lautnya.
"Kalau tidak nanti ekonomi Sumatera tersedot semua ke Malaysia," ucapnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya