Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Minibus listrik diujicoba

Minibus listrik diujicoba mobil listrik. merdeka.com/Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com -  

Pemerintah secara resmi memperkenalkan minibus dengan energi listrik yang merupakan hasil kerjasama Kemenristek dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan lembaga lainnya. Minibus yang berkapasitas 15 penumpang ini diklaim hemat biaya operasional dan ramah lingkungan.

Rencananya, minibus ini akan diproduksi secara massal. Menteri Negara Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta mengungkapkan, pemerintah tengah mencari investor dan pebisnis yang tertarik menanamkan modalnya untuk mendukung produksi massal minibus tersebut.

"Bus listrik adalah mobil hasil riset yang tergolong kendaraan on the road dan siap digunakan untuk keperluan transportasi darat," ujarnya saat ditemui di Gedung BPPT, Jakarta, Selasa (26/6).

Minibus yang dibuat oleh Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronika LIPI itu mampu bergerak dengan kecepatan maksimal 100 km/jam. Minibus ini mampu berjalan sejauh 150 kilometer dengan sekali pengisian listrik berdaya 500 ampere.

Minibus listrik ini menggunakan baterai Lithium (LifeP04) dan diklaim mampu menurunkan biaya operasional lebih dari 50 persen dan menurunkan biaya perawatan hingga 70 persen.

Pemerintah sangat berambisi memproduksi minibus tersebut di dalam negeri. "Sebelum pihak luar negeri bangkit dan menyerbu pasar Indonesia," katanya.

Dia menambahkan, sebagai bentuk dukungan atas mobil karya anak bangsa ini, minibus tersebut akan digunakan oleh jajaran institusi pemerintahan. "Awalnya akan digunakan untuk mobil di pemerintahan," tambahnya.

Minibus ini tidak menggunakan knalpot karena mesin seluruhnya dijalankan oleh sistem kelistrikan. "Bus ini tidak menggunakan BBM dan oli mesin sehingga sangat efisien dan ramah lingkungan," tambahnya.

 

  (mdk/oer)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP