Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Meski Pendapatan Naik, AirAsia Masih Rugi Rp93 Miliar

Meski Pendapatan Naik, AirAsia Masih Rugi Rp93 Miliar Pesawat Air Asia. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - PT AirAsia Indonesia mencatat pendapatan di kuartal I-2019 sebesar Rp1,3 triliun. Angka ini naik 58 persen jika dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp843 miliar.

"Kuartal I-2019, kami mengalami banyak perubahan yang mengarah pada improvement atau perbaikan," ujar Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta, Senin (24/6).

Meski demikian, berdasarkan laporan keuangan AirAsia pada kuartal I-2019, AirAsia masih tercatat membukukan rugi bersih senilai Rp93,79 miliar. Namun, jumlah kerugian tersebut turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp218,67 miliar.

Perbaikan kinerja keuangan AirAsia ini, ungkap Dendy, ditopang kenaikan penumpang yang terbang bersamanya. "Di mana okupansi kursi 87 persen di triwulan I-2019. Biasanya pada triwulan I masa low season tahun lalu hanya 81 persen," ungkap dia.

Dia menuturkan hal itu bisa membuktikan bahwa masyarakat menanggapi positif komitmen AirAsia untuk selalu menyediakan harga tiket terjangkau bagi masyarakat. Komitmen tersebut terbukti dengan adanya penurunan average fare atau tarif rata-rata pada kuartal pertama tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Jadi rata-rata harga tiket pada kuartal I-2019 yang awalnya Rp580 ribu (kuartal I-2018) menjadi Rp563 ribu," tandas dia.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP