Menteri Sri Mulyani Bongkar Satu Kunci Sukses Indonesia Tahan Krisis 2008

Senin, 10 Desember 2018 22:09 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Menteri Sri Mulyani Bongkar Satu Kunci Sukses Indonesia Tahan Krisis 2008 Sri Mulyani. ©AFP PHOTO/KAZUHIRO Nogi

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menekankan pentingnya penerapan tata kelola yang baik di berbagai lembaga, termasuk korporasi. Meskipun demikian dia mengakui bahwa membangun tata kelola yang baik bukan hal yang mudah.

Oleh kerena itu, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menegaskan bahwa penerapan good corporate governance (GCG) menuntut komitmen dari setiap elemen di korporasi.

"Membangun GCG itu sulit bukan excuse. Sehingga jadi excuse untuk tidak memulainya. Jangan sekadar listed terus ya sudah. Negara yang bisa maju selain infrastruktur, SDM, adalah policy and governance," kata dia, di Hotel Le Meridien, Jakarta, Senin (10/12).

Dia mengatakan satu keuntungan penerapan good corporate governance adalah perusahaan akan lebih tahan terhadap goncangan yang datang. Pengalaman krisis 1998 mesti menjadi titik tolak bagi setiap lembaga, pemerintah maupun swasta akan pentingnya good corporate governance.

"Teringat 1998, Asia financial krisis, menyebabkan beratus-ratus mungkin beribu-ribu korporasi mengalami kebangkrutan dan puluhan perbankan juga harus dilikuidasi," kisahnya.

Hal tersebut kemudian mendorong pemerintah untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan pascakrisis 1998. Hasilnya cukup memuaskan. Indonesia tidak mendapatkan goncangan hebat pada krisis 2008.

"Dengan reformasi ini maka Indonesia maju sampai dengan sekarang. Waktu terjadi global financial krisis 2008, kita beruntung bisa menghindarkan diri dan tetap menjaga pertumbuhan ekonomi positif bahkan sampai 5 persen di saat semua Negara yang sudah terhubung dengan global economi mengalami kontraksi," jelas dia.

Berdasarkan pengalaman di masa lalu itu, dia berharap lembaga di Indonesia semakin menggencarkan upaya menuju good corporate governance dan good governance. "Saya share cerita ini supaya Anda semua, semua pekerjaan sesulit dan sekompleks apapun pasti dimulai dengan langkah yang pertama. Dijalankan dengan niat baik," tegas Menteri Sri Mulyani. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini