Menteri Rini tegaskan penjualan aset Pertamina demi kesehatan keuangan perusahaan

Kamis, 19 Juli 2018 21:51 Reporter : Dwi Aditya Putra
Menteri Rini tegaskan penjualan aset Pertamina demi kesehatan keuangan perusahaan Menteri BUMN Rini Soemarno. ©2018 Humas BUMN

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, menyebut bahwa penjualan aset yang dilakukan PT Pertamina (Persero) merupakan aksi korporasi biasa. Menurutnya, Pertamina telah memiliki banyak aset.

"Itu aksi korporasi biasa, kalau aksi korporasi tidak boleh jual beli kan aneh. Pertamina punya aset banyak, seperti yang saya sampaikan di surat itu bahwa kita memberikan fleksibilitas kepada direksi Pertamina untuk melihat untuk memungkinkan bisa menurunkan kepemilikannya," kata Menteri Rini di Jakarta, Kamis (18/7).

Menteri Rini mengatakan, penjualan aset ini sebetulnya bertujuan untuk menyehatkan keuangan. Nantinya penjualan akan tetap di bawah kontrol Pertamina dan tetap mengedepankan tata kelola yang baik serta transparan.

"Ini untuk kepentingan makin memperkuat neraca keuangan Pertamina. Dan itu ditekankan betul bahwa kontrolnya tetap harus ada di Pertamina, satu, kedua proses penjualannya harus good governance dan transparan," jelasnya.

Sebelumnya, beredar surat yang berisi bahwa Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengizinkan PT Pertamina (Persero) untuk melepas atau menjual aset perusahaan. Izin penjualan aset ini mengutip surat yang dibubuhi tandatangan Rini Soemarno yang ditujukan ke Direksi Pertamina.

Dalam surat tersebut, Menteri Rini menyetujui secara prinsip rencana direksi untuk mengambil tindakan-tindakan, dalam rangka mempertahankan dan menyelamatkan kesehatan keuangan Perseroan.

Tindakan tersebut dengan mengizinkan pelepasan aset hulu Pertamina. Namun ini dengan tetap menjaga pengendalian Pertamina untuk aset-aset strategis dan mencari mitra kredibel dan diupayakan memperoleh nilai strategis, seperti akses hulu di negara lain.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini