Menkomdigi Ajak Ibu UMKM Tingkatkan Literasi Digital Demi Ekonomi Nasional

Menteri Komunikasi dan Digital mendorong kaum ibu pelaku UMKM untuk memperkuat Literasi Digital Ibu UMKM agar dapat mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pemasaran produk mereka.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menkomdigi Ajak Ibu UMKM Tingkatkan Literasi Digital Demi Ekonomi Nasional
Menteri Komunikasi dan Digital mendorong kaum ibu pelaku UMKM untuk memperkuat Literasi Digital Ibu UMKM agar dapat mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pemasaran produk mereka. (AntaraNews)

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid baru-baru ini mengajak kaum ibu, khususnya yang berkecimpung dalam usaha kecil dan menengah (UMKM), untuk lebih melek digital. Ajakan ini disampaikan dalam acara Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang digelar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Sabtu lalu.

Langkah ini bertujuan agar para pelaku usaha dapat memanfaatkan digitalisasi secara lebih luas dalam memasarkan produk hasil usahanya. Dengan penguasaan teknologi digital, potensi pengembangan usaha kaum ibu diharapkan dapat meningkat signifikan.

Inisiatif ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Digitalisasi UMKM dianggap sebagai salah satu pendorong utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo.

Menkomdigi Meutya Hafid menekankan bahwa dengan lebih menguasai digitalisasi, kaum ibu bisa lebih mengembangkan usahanya. Pemasaran hasil usaha yang dulunya hanya mengandalkan metode manual, kini dapat menjangkau pasar yang lebih luas melalui platform digital.

Upaya mendorong UMKM untuk lebih melek digital juga sejalan dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. UMKM selama ini telah terbukti menjadi salah satu tulang punggung yang menggerakkan roda perekonomian bangsa.

Meutya Hafid menambahkan bahwa pergerakan ekonomi bangsa ini akan jauh lebih besar lagi kalau kalangan ibu-ibu pelaku UMKM pindah ke digital. Hal ini penting mengingat tren belanja online yang terus meningkat, meskipun pasar tradisional dan modern tetap memiliki tempatnya sendiri.

Meskipun digitalisasi menawarkan banyak peluang, Menkomdigi juga merasa perlu untuk mengingatkan akan potensi penipuan di dunia online. Ia meminta ibu-ibu yang sudah melakukan UMKM digital, khususnya nasabah Mekaar, untuk selalu menjaga diri agar tidak terjebak dengan penipuan.

“Online itu tidak ubahnya seperti jualan biasa di pasar-pasar, di online pun ada yang menipu, jadi harus hati-hati,” kata Meutya Hafid. Ia juga mengingatkan agar menjauhi pinjaman-pinjaman online ilegal dan fokus pada usaha yang sedang dijalani.

PT PNM turut berperan aktif dalam mendukung UMKM melalui berbagai program, termasuk memberikan pelatihan-pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kaum ibu. “Jadilah UMKM tangguh dan konsisten untuk bisa lebih naik kelas lagi,” tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Operasional PT PNM Sunar Basuki menyebutkan bahwa PKU Akbar tersebut diikuti oleh 500 kaum ibu. Acara ini mengangkat tema "Digital Kuat Ekonomi Meningkat, Ibu Ibu Mekaar Pahlawan Keluarga Sehat", yang menegaskan harapan agar kaum ibu dapat lebih luas memasarkan hasil karyanya, tidak hanya lokal namun juga nasional, berkat penguasaan digitalisasi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi