Menko Luhut Sebut Hubungan Indonesia-China Masih Baik Meski Ada Pembatasan Impor

Kamis, 6 Februari 2020 19:10 Reporter : Dwi Aditya Putra
Menko Luhut Sebut Hubungan Indonesia-China Masih Baik Meski Ada Pembatasan Impor Luhut Panjaitan. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan memastikan bahwa hubungan Indonesia dan China masih cukup baik meski adanya pembatasan penerbangan dan perdagangan dari pemerintah ke negeri Tirai Bambu tersebut. Pembatasan sendiri dilakukan pemerintah sebagai antisipasi penyebaran virus corona.

"(Pembatasan akan ganggu hubungan kedua negara?) Tidak juga. Tapi kan semua dia sudah, saya sudah telpon (Dubes China)," katanya ditemui di Kantornya, Jakarta, Kamis (6/2).

Menko Luhut mengatakan, pembatasan dilakukan pihak pemerintah juga akan dievaluasi setiap dua hari sekali. Di samping itu, upaya-upaya pencegahan dilakukan pemerintah juga sudah berdasarkan arahan dari Organisasi Kesehatan Dunia.

"Kita sudah bilang evaluasi setiap dua hari. Kita juga kan tidak boleh lari dari WHO kan. Kita ikut dengan WHO," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Indonesia Dinilai Berlebihan

berlebihan rev1

Sebelumnya, Dubes Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia, Xiao Qian, mengimbau untuk tidak mengambil tindakan yang berlebihan. Hal ini termasuk soal langkah Indonesia dan sejumlah negara lainnya menyetop penerbangan dari dan ke China.

"Menurut kami, dalam situasi ini kita harus tenang, tidak perlu terlalu overreact (bereaksi berlebihan) dan memberikan dampak negatif terhadap perdagangan, investasi dan pergerakan orang," kata Dubes Xiao, Selasa (4/2).

Dubes Xiao juga menjelaskan bahwa hingga kini, belum ada bukti Virus Corona dapat ditularkan melalui barang-barang impor. Hal yang sama pun juga dinyatakan oleh WHO terkait impor dari China.

"Kami pikir bahwa kalau Indonesia benar-benar ambil tindakan itu akan mengakibatkan dampak negatif," katanya menanggapi keputusan yang baru ini dibuat pemerintah.

Dia khawatir bahwa keputusan seperti itu dapat merugikan hubungan perdagangan antara kedua negara serta memberikan dampak negatif yang sama-sama tidak diinginkan oleh kedua pihak. Dubes Xiao menambahkan bahwa selama ini, RI-China adalah tetangga dan sahabat baik. [idr]

Baca juga:
Gubernur Minta Warga Sumsel Tak Antipati ke Mahasiswa yang Pulang dari China
Pemerintah Sepakat Kantor KSP Jadi Pusat Informasi Penanganan Virus Corona
Batik Air Merugi Akibat Penerbangan ke China Dihentikan Sementara
Ini Cara China Sembuhkan 1000 Lebih Pasien Virus Corona
Cegah Penyebaran Corona, Penyelenggara MWC 2020 Imbau Pengunjung Tak Jabat Tangan
Mengharukan, Begini Nasib Hewan Peliharaan di Wuhan Usai Virus Corona Menyerang

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini