Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi baru-baru ini melakukan inspeksi menyeluruh terhadap fasilitas transportasi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi laut dan darat di wilayah tersebut. Peninjauan dilakukan di beberapa lokasi vital, termasuk terminal bus dan pelabuhan.
Inspeksi ini melibatkan pemeriksaan detail pada Pelabuhan Trisakti, ramp check bus di Terminal Tipe A Gambut Barakat, serta uji coba langsung layanan Trans Banjarbakula. Langkah proaktif ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga standar keselamatan transportasi publik. Menhub Dudy menekankan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan demi keselamatan penumpang.
Usai meninjau simpul transportasi utama, Menhub Dudy menyatakan, "Peninjauan ini menjadi bagian dari menjaga transportasi yang berkeselamatan." Pernyataan ini menegaskan komitmen Kementerian Perhubungan dalam menyediakan layanan transportasi yang aman dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat di Banjarmasin dan sekitarnya.
Advertisement
Advertisement
Menjamin Kelayakan Armada dan Infrastruktur Utama
Dalam kunjungannya, Menhub Dudy Purwagandhi secara langsung melihat kondisi sarana dan prasarana transportasi di Banjarmasin. Terminal Tipe A Gambut Barakat menjadi salah satu fokus utama, di mana Menhub mengecek sejumlah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan bus Damri. Beliau bahkan berinteraksi langsung dengan para pengemudi untuk mendapatkan masukan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang positif. "Kami sudah cek. Kondisi busnya baik semua. Data pemeriksaan kendaraan dan kelaikan jalan (ramp check) terhadap masing-masing PO bus juga lengkap," ujar Menhub. Beliau berharap kepatuhan terhadap prosedur keselamatan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Terminal ini memiliki luas kawasan 42.000 m2 dan melayani 19 trayek perjalanan menuju Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah, dengan total 1.844.169 penumpang pada tahun 2024.
Selain terminal, Pelabuhan Trisakti juga menjadi titik inspeksi penting. Pelabuhan ini berfungsi sebagai pintu gerbang utama untuk keluar masuknya barang dan penumpang, baik antar pulau maupun antar negara. Dengan panjang dermaga 1.160 meter dan luas lapangan penumpukan 12.903 m2, Pelabuhan Trisakti dikenal sebagai pelabuhan terbesar dan tersibuk di Kalimantan.
Advertisement
Advertisement
Trans Banjarbakula: Percontohan Transportasi Publik Berkelanjutan
Usai meninjau fasilitas terminal dan armada bus, Menhub Dudy melakukan uji coba perjalanan menggunakan Trans Banjarbakula. Beliau menaiki layanan ini dari Terminal Tipe A Gambut Barakat menuju Halte Siring 0 Km Banjarmasin. Trans Banjarbakula sendiri merupakan bagian dari program Teman Bus yang diinisiasi oleh Kementerian Perhubungan pada tahun 2022.
Setelah berjalan sukses, pengelolaan bus dengan skema buy the service (BTS) ini telah diambil alih oleh Pemerintah Daerah Kalimantan Selatan pada tahun 2024. Menhub Dudy mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap layanan transportasi publik ini. "Ini bisa menjadi percontohan untuk provinsi lainnya di Indonesia," kata Menhub, menunjukkan harapannya agar program ini dapat menumbuhkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum.
Program Teman Bus dengan skema BTS ini melambangkan dukungan pemerintah pusat dalam mengembangkan transportasi massal perkotaan yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat Kalsel. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Tujuannya adalah mewujudkan transportasi publik yang berkelanjutan serta meningkatkan konektivitas antar wilayah secara signifikan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews