Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mendorong Minat Generasi Milenial untuk Jadi Petani

Mendorong Minat Generasi Milenial untuk Jadi Petani Jambore Petani Muda 3. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Data Sensus Pertanian di 2013 mencatat, sekitar 61 persen petani Indonesia telah berusia lebih dari 45 tahun. Minimnya minat generasi milenial dikhawatirkan akan mengancam keberlanjutan pertanian di Indonesia.

Untuk itu, Petrokimia Gresik terus mendorong minat anak muda agar tertarik menjadi petani. Salah satunya dengan menggelar Jambore Petani Muda 3 dengan tema Agrosociopreneur.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi menyatakan, Jambore Petani Muda merupakan upaya perusahaan untuk menumbuhkan minat generasi milenial terhadap dunia pertanian. Menurutnya, peran generasi muda pada sektor ini masih terbilang rendah.

"Padahal sektor pertanian ini, jika dikelola dengan baik dan benar, tak kalah prospektif dengan sektor lainnya. Jambore Petani Muda ini adalah salah satu solusi konkrit yang kami lakukan untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan di Indonesia," kata Rahmad melalui keterangan resminya, Kamis (6/2).

Dia menilai, peserta program Agrosociopreneur Competition adalah oase di tengah minimnya minat generasi muda. Rahmad yakin bahwa dari program ini akan lahir generasi milenial yang akan membawa perubahan positif dan besar pada sektor pertanian Indonesia di masa depan.

Dalam puncak acara Jambore Petani Muda 3, Petrokimia Gresik juga menghadirkan petani muda sukses dan inspiratif. Diantaranya adalah alumni Jambore Petani Muda 1 Petrokimia Gresik, Juwita Juju (pelopor petani buah ciplukan), Nur Agis Aulia (pendiri komunitas Banten bangun desa), Andro Tunggul (petani modern hidroponik, Founder Fruitable Farm) dan Edy Lusi (penggagas Kampung Buah Naga Banyuwangi).

"Dari program ini kami melihat bahwa inovasi generasi muda Indonesia di bidang pertanian sangat potensial dan luar biasa. Ini yang perlu kita beri perhatian dan dukung penuh," ujarnya.

Regenerasi Petani

rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Jambore Petani Muda merupakan kegiatan tahunan Petrokimia Gresik untuk mendukung program pemerintah untuk regenerasi petani. Jambore Petani Muda adalah salah satu bentuk komitmen Petrokimia Gresik untuk turut berperan serta dalam pembangunan SDM pertanian dan menegaskan arah kebijakan perusahaan yang berorientasi kepada petani dan pertanian masa depan.

Diharapkan Jambore Petani Muda dapat menjadi fasilitas untuk membentuk sebuah jaringan nasional petani muda, wadah saling bertukar informasi dan pengalaman, sehingga dapat saling memperkuat konsep pengembangan pertanian.

Salah satu Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) Rizky Salma, yang lolos ke babak final "Agrosociopreneur Competition" mengaku prihatin dengan masalah regenerasi petani di Indonesia, sebab anak muda saat ini banyak yang 'ogah' terjun ke sektor agraris.

"Untuk itu saya memutuskan terjun langsung ke sektor ini dengan masuk ke Fakultas Pertanian. Kalau tidak dimulai dari kita, lalu siapa lagi yang akan memajukan pertanian di negara kita?," ujarnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP