Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya

{{caption}}
[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG

{{caption}}
Miris Kasus Pelecehan Anak di Bekasi, Terbongkar Usai Pengakuan Korban

{{caption}}
DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap

{{caption}}
Jemaah Haji Khusus Jalan hingga 7 Kilometer di Mina, Penempatan Maktab Disorot

{{caption}}
Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028

Topik Terkait
{{caption}}
Data BPS: Freeport Indonesia Masih Jadi Penopang Utama Ekonomi Mimika

Dari sisi proporsi, kontribusi sektor tambang terhadap total PDRB juga mengalami peningkatan, dari 12,35 persen pada 2024 menjadi 14,51 persen pada 2025.

{{caption}}
Praktik Keberlanjutan Produsen Baja Dalam Negeri Raih Pengakuan Internasional

Hasil pencapaian tersebut memberi sinyal bahwa langkah-langkah yang telah perusahaan tempuh berada di jalur yang benar.

{{caption}}
PT GRP Dapat Investasi dari IFC Rp927 Miliar buat Tingkatkan Produksi Baja Rendah Karbon

Permintaan baja global diperkirakan meningkat 30 persen pada tahun 2050.

{{caption}}
Gunung Raja Paksi Lepas Saham Mayoritas di Nusantara Baja Profil, Nilai Valuasi Tembus USD450 Juta

Setelah penjualan, GRP akan mempertahankan 5 persen saham, sementara YKC memegang 45 persen, SYS memegang 35 persen, dan HWI memegang 15 persen saham di GYS.

{{caption}}
Pakar Apresiasi Terobosan Gunung Raja Paksi, Bisa Ditiru Perusahaan Baja Lainnya

Rata-rata pertumbuhan laba operasi GGRP sebesar 645 persen dalam periode 2020-2023, hampir dua kali lebih tinggi dari pesaing terdekatnya.

{{caption}}
Perusahaan Baja Ini Gunakan PLTS Atap untuk Kurangi Emisi Karbon, Jadi Salah Satu Terbesar di Jawa Barat

GRP menargetkan kapasitas PLTS Atap terpasang sebesar 33 MWp, yang direncanakan selesai pada tahun 2025.

{{caption}}
Menkeu Purbaya: Pelemahan Kurs dan IHSG Tak Cerminkan Kuatnya Fundamental Ekonomi Indonesia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pelemahan nilai tukar rupiah dan IHSG tidak sejalan dengan fundamental ekonomi Indonesia yang solid. Ia menyoroti persepsi negatif pasar yang keliru terhadap kondisi riil.

{{caption}}
BI dan Kemenkeu Perkuat Koordinasi Kebijakan untuk Penguatan Rupiah dan Stabilitas Ekonomi

BI dan Kemenkeu bersinergi memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter. Tujuannya menjaga stabilitas rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

{{caption}}
5 Cara Menabung Dolar yang Bisa Bikin Nilai Uang Lebih Stabil untuk Jangka Panjang

Metode menabung dolar untuk investasi jangka panjang dapat dilakukan dengan membuka rekening valas.

{{caption}}
IHSG Melemah, Pengamat Ungkap Waktu Tepat Beli Saham atau Tetap Hold

Menurut Hendra, investor jangka panjang yang telah memiliki saham dengan fundamental kuat masih dapat mempertimbangkan strategi hold.

{{caption}}
Indonesia Bidik Mineral Afrika Lewat Madagaskar, Perkuat Kerja Sama Indonesia Madagaskar

Indonesia memandang Madagaskar sebagai gerbang strategis ke kekayaan mineral Afrika. Kedua negara berkomitmen memperdalam kerja sama Indonesia Madagaskar di berbagai sektor vital untuk kepentingan bersama.

{{caption}}
Dirut KAI: Perlu Anggaran Rp1,2 Triliun Benahi Ribuan Perlintasan Sebidang

KAI memperkirakan perlu Rp1,2 triliun untuk meningkatkan keselamatan 1.638 perlintasan sebidang dan Rp700 miliar per tahun untuk biaya penjagaan.

{{caption}}
Baja Impor Merajalela di Indonesia, Pengusaha Minta Begini ke Pemerintah

Kebijakan ini berpotensi merugikan para pelaku usaha fabrikator lokal dan mengancam keberlangsungan sektor industri strategis baja di tanah air.

{{caption}}
Impor Baja China Melonjak 34%, Komisi VII DPR Desak Perbaikan Tata Niaga Baja untuk Selamatkan Industri Lokal

Komisi VII DPR mendesak perbaikan mendesak pada tata niaga baja nasional setelah impor baja China melonjak 34%, mengancam kelangsungan industri lokal dan kedaulatan ekonomi.

{{caption}}
Menguatkan Industri Baja Dalam Negeri di Tengah Gempuran Impor

Saat ini industri baja nasional seperti tergopoh-gopoh, terutama menghadapi serbuan membanjirnya baja impor di dalam negeri.

{{caption}}
Lindungi Industri Dalam Negeri, Vietnam Kenakan Tarif bagi Baja Asal China

Harga baja berjangka di China turun hingga 1,8%, sementara produsen baja di Vietnam menguat.

{{caption}}
Tangkal Barang Impor Ilegal Banjiri Pasar Indonesia, Pemerintah Bakal Ngeronda

Pemerintah juga telah membentuk satgas berantas barang impor ilegal dengan masa kerja hingga akhir tahun.

{{caption}}
Pangkas Impor Baja, Industri Gunakan Gas Bumi Jadi Sumber Energi Murah

Diharapkan membantu mengatasi kebutuhan domestik dan mengurangi impor produk baja.