Lindungi Air Tanah, Menteri Jonan Imbau Warga Jakarta Pakai PDAM

Selasa, 15 Oktober 2019 16:37 Reporter : Merdeka
Lindungi Air Tanah, Menteri Jonan Imbau Warga Jakarta Pakai PDAM Ilustrasi PDAM. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengimbau agar masyarakat mencari alternatif pemakaian air selain air tanah. Menurut kajian Badan Geologi Kementerian ESDM pada 2013, penurunan permukaan tanah akibat eksploitasi penggunaan air tanah di Jakarta Utara tiap tahunnya mencapai 12 cm.

"Tercatat hingga 2013, permukaan tanah di Jakarta sudah turun 40 meter dari asalnya, khususnya di Jakarta bagian utara. Catatan paling tinggi bisa mencapai 12 cm per tahun. Itu banyak. Satu tahun 1 meter. Kalau 50 tahun 5 meter. Ini persoalan yang menurut saya jadi persoalan bersama karena Jakarta milik bangsa," kata Jonan di Jakarta, Selasa (15/10).

Berdasarkan data Badan Geologi Kementerian ESDM, mayoritas masyarakat di sekitar Jakarta cenderung masih mempergunakan air tanah ketimbang air dari PDAM, yakni 60 berbanding 40 persen.

Dia memperingatkan agar jangan sampai pemanfaatan air tanah ini tidak memperhitungkan ekologi dan dampak lingkungan, sehingga bisa mengakibatkan orang yang tinggal di pesisir Ibu Kota bisa kena dampak besar.

"Masyarakat yang tidak mengambil air tanah di utara Jakarta muka tanahnya makin lama makin turun. Enggak bisa bikin sumur," seru dia.

Untuk itu, dia mengajak warga Jakarta untuk memanfaatkan air permukaan tanah yang berasal dari sumber lain, seperti yang diolah oleh PDAM. "Saya pakai air PDAM di rumah. Memang air PDAM di Jakarta baru bisa melayani kurang lebih 40 persen. Kalau perlu diekspansi. Itu air bakunya bisa dari sungai, waduk, tidak dari air tanah. Bebannya terlalu besar," tukasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini