Kumpulkan Pengusaha Surabaya, Kemenperin Dorong IKM Go Digital

Jumat, 29 Maret 2019 13:10 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Kumpulkan Pengusaha Surabaya, Kemenperin Dorong IKM Go Digital Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih soal IKM Go Digital. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus gencar melakukan pemberdayaan Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui pemanfaatan teknologi digital. Upaya ini adalah sebagai bagian dari pelaksanaan langkah-langkah prioritas yang tertuang di dalam peta jalan Making Indonesia 4.0.

Salah satu langkah yang ditempuh Kementerian Perindustrian adalah lewat berbagai kegiatan sosialisasi program 'e-Smart' yang sudah diluncurkan 2017 lalu.

Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kemenperin, Gati Wibawaningsih, mengatakan acara e-Smart IKM 2019 dengan tema 'IKM Go Digital' merupakan rangkaian kegiatan sosialisasi yang dilakukan pihaknya. Kegiatan ini mengumpulkan dan mempertemukan para pelaku IKM, platform e-commerce, serta lembaga pembiayaan seperti perbankan.

"Ini adalah langkah nyata Kementerian Perindustrian dalam hal ini Direktorat Jenderal lndustri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) untuk mempersiapkan industri kecil dan menengah (IKM) menuju revolusi industri 4.0," katanya saat membuka acara e-Smart IKM 'IKM Go Digital', di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jumat, (29/3).

Acara yang dihadiri 1.000 IKM dari seluruh Jawa Timur ini diikuti oleh 8 marketplace besar di Indonesia, 3 logistik, 3 perbankan, 2 Financial Technology, dan 4 Information Technology yang salah satunya Ruang Guru yang akan memberikan edukasi melalui format digital yang dapat diakses melalui internet, acara ini dikemas dalam konsep pameran, talkshow, dan workshop.

Selain itu, acara ini juga didukung oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jawa Timur dan Dinas yang membidangi sektor Industri Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. "Kolaborasi ini merupakan kekuatan untuk memperkuat daya saing industri Indonesia, kita harus bergerak bersama," tambahnya.

Gati menjelaskan, sektor industri tersebut termasuk juga di dalamnva adalah Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang merupakan tulang punggung dari perekonomian nasional. "Melalui program e-Smart, sektor IKM diharapkan tidak akan ketinggalan dalam tren transaksi online didalam situs jual beli, dan akan semakin banyak produk-produk IKM yang kompetitif," jelasnya.

Sebelumnya, acara serupa telah dilaksanakan di kota Semarang, Jawa Tengah dan kota Bogor, Jawa Barat. "Kami berharap program ini akan menjadi penghubung bagi IKM untuk belajar bagaimana menggunakan platform digital guna meningkatkan daya saingnya," ujar Gati. [bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini