Kompensasi Korban Pemadaman Listrik Disalurkan Bulan Depan, Ini Rinciannya

Selasa, 6 Agustus 2019 18:28 Reporter : Merdeka
Kompensasi Korban Pemadaman Listrik Disalurkan Bulan Depan, Ini Rinciannya Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani di DPR. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Pelaksana tugas Direktur Utama PT PLN (Persero) Sripeni Inten Cahyani mengatakan, kompensasi untuk korban pemadaman listrik akan diberikan pada September. Tercatat, korban pemadaman listrik mencapai 21,9 juta pelanggan, tersebar di wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat dengan nilai penggantian sebesar Rp839 miliar.

Dia menjelaskan, kompensasi tersebut berupa potongan tagihan tarif, di mana potongan tarif penggunaan listrik sebesar 20 persen untuk pelanggan subsidi, sedangkan untuk pelanggan non subsidi potongan atas penggunaan listrik sebesar 35 persen.

"Kalau besaran kompensasi sudah diatur Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017," kata Inten, di Jakarta, Selasa (6/8).

Menurutnya, kompensasi dilakukan atas pemotongan tarif atas penggunaan listrik‎ pada Agustus 2019, tagihan tersebut akan keluar pada awal September 2019. "Itu diperhitungkan sebagai pengurangan pada tagihan periode bulan Agustus," tuturnya.

Di kesempatan terpisah, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana melanjutkan,‎ untuk pelanggan listrik pra bayar, kompensasinya disalurkan melalui penambahan saldo setelah mengisi token listrik.

"Jadi waktu ngisi token nanti KWh-nya bertambah, jadi ada saldo tambahan," jelas Rida.

Untuk wilayah Jakarta total kompensasinya senilai Rp311,78 miliar untuk pelanggan terdampak sebanyak 4,47 juta, Jawa Barat kompensasi yang dibayar sebesar Rp362,50 miliar dengan jumlah korban pemadaman listrik sebesar 14.287.910 pelanggan, dan Banten sebesar Rp165,60 miliar dengan total korban pemadaman 3.221.850 pelanggan.

Sementara itu, jika dirinci berdasarkan jenis pelanggan, kompensasi terbesar dibayarkan ke pelanggan rumah tangga senilai Rp346,92 miliar dengan jumlah 20.401.060 pelanggan. kemudian pelanggan industri Rp229,63 miliar untuk 28.043 pelanggan‎.

Bisnis Rp214,99 miliar untuk ‎1.031.975 pelanggan‎, publik Rp28,43 miliar untuk 118.365 pelanggan‎, sosial Rp11,69 miliar untuk ‎389.690 pelanggan‎, layanan khusus Rp6,43 miliar untuk ‎17.369 ‎dan pelanggan traksi Rp1,79 miliar untuk ‎61 ‎pelanggan.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini