Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kimia Farma akan bangun pabrik baru dan 1.000 klinik

Kimia Farma akan bangun pabrik baru dan 1.000 klinik gedung kimia farma. flickr.com

Merdeka.com - Emiten industri jasa bidang farmasi, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berencana membangun pabrik baru sebagai bagian dari aksi ekspansi perseroan tahun ini. Untuk membangun pabrik baru, diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp 400 miliar.

Tahun ini, perseroan menyiapkan anggaran belanja modal atau capex sekitar Rp 600 miliar. Dana capex tersebut direncanakan berasal dari rencana penerbitan surat utang atau obligasi pada semester II tahun ini sebesar Rp 1 triliun.

"Di bidang manufaktur, aksi korporasi yang akan dilakukan adalah membangun pabrik baru dan membangun pabrik herbal FitoFarmaka dengan nilai investasi Rp 100 miliar," ujar Direktur Keuangan Kimia Farma Arief Budiman usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (10/4).

Arief menuturkan, jika obligasi tersebut gagal dilakukan, perseroan sudah memiliki strategi cadangan. Kimia Farma akan menempuh jalur pinjaman kepada bank pemerintah. "Sudah ada yang menawarkan dengan suku bunga yang sangat rendah," katanya.

Pabrik baru akan dibangun di atas lahan seluas 5 hektar yang terletak di Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sementara sisanya akan digunakan untuk memenuhi target perseroan yang berencana membangun 1.000 klinik hingga 2017 mendatang.

Untuk aksi korporasi di bidang pengembangan bisnis, perseroan berencana mengembangkan layanan kesehatan yang menyeluruh yang ditangani Kimia Farma Rumah Sakit, pengembangan layanan kesehatan di apotek Kimia Farma yang terdapat di Malaysia, pengembangan radiofarmaka, skin culture, stem cell dan pengembangan proyek yodium baru. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP