Kemenhub Ungkap Kebiasaan Pengendara di Tol Penyebab Mayoritas Kecelakaan
Merdeka.com - Kementerian Perhubungan mencatat 45 persen kecelakaan lalu lintas di jalan tol disebabkan oleh pengendara yang tidak tertib. Tidak tertib yang dimaksud adalah adanya perilaku menyalip sesama pengguna jasa tol.
"Tidak tertib, misalnya harusnya tidak menyalib tapi dipaksakan itu 45 persen," ujar Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Ahmad Yani, di Kantornya, Jakarta, Jumat (8/3).
Yani mengatakan, selain tidak tertib, penyebab kecelakaan lainnya adalah kebiasaan lengah oleh pengemudi. Kebiasaan ini menyumbang sekitar 34 persen kecelakaan di jalan tol.
"Nah dari penyebab kecelakaan manusia secara keseluruhan, yang pertama lengah itu 34 persen, lelah 2 persen, kemudian mengantuk itu sekitar 2 persen," jelasnya.
Adapun beberapa hal lain seperti melebihi dan mengemudi di bawah kecepatan yang disarankan juga menjadi penyebab kecelakaan. Terakhir, mengemudi setelah minum alkohol menyumbang 1 persen kecelakaan di jalan tol.
"Pengaruh obat ini 0 persen, alkohol itu 1 persen. Ternyata ada yang minum saat kecelakaan. Kemudian, mengemudi melebihi atau di bawah batas kecepatan tol itu sekitar 14 persen," tandasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya