Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jumlah penduduk lansia di Yogyakarta tertinggi di Indonesia

Jumlah penduduk lansia di Yogyakarta tertinggi di Indonesia Ilustrasi pasangan lansia. ©Shutterstock/Monkey Business Images

Merdeka.com - Pemerintah mencatat Yogyakarta merupakan kota yang memiliki jumlah penduduk lanjut usia (lansia) tertinggi di Indonesia. Dari total penduduk di kota pelajar tersebut, diperkirakan, lansia mencapai 13,4 persen pada 2015, meningkat 14,7 persen (2020), dan 19,5 persen (2030).

"Yogyakarta memang bisa dibilang kota pensiun. Mungkin karena adem ayem, hidup tenteram," kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana saat ditemui dikantornya, Jakarta, Jumat (7/2).

Secara keseluruhan, dari total penduduk Indonesia pada tahun ini, lansia mencapai 8,2 persen. Diperkirakan, meningkat 8,7 persen (2015) dan 9,7 persen (2019).

Dengan demikian, mayoritas penduduk Indonesia masih berusia produktif. Kondisi ini dianggap sebagai bonus demografi untuk Indonesia.

Betapa tidak, Eropa, Amerika Serikat (AS), Jepang, China saat ini sudah mengalami masalah penuaan (aging) pada mayoritas penduduknya. Sedangkan Indonesia baru akan mengalami masalah serupa pada 2020. Itu pun dengan tingkat yang masih rendah, hanya 10 persen.

"Ini harus diantisipasi dari sekarang, jangan sampai lansia ini masuk ke panti jompo. Justru kita akan merasakan bonus demografi kedua kalau lansia ini masih produktif. Makanya pola makan dijaga sejak sekarang, hidup sehat, jadi bisa tetap berkontribusi ke perekonomian," ucap Armida.

Dijelaskannya, bonus demografi sudah dinikmati Indonesia sejak tahun lalu, dengan rasio ketergantungan 49,3 persen. Artinya, setiap 100 pekerja menanggung beban 49,3 persen penduduk usia tidak produktif.

Adapun usia tidak produktif yang dimaksud di bawah 15 tahun dan di atas 60 tahun. Diantara keduanya, termasuk usia produktif.

"Sedangkan pada 2014, kita akan masuk rasio ketergantungan 48,9 persen dan mencapai titik paling rendah di angka 46,9 persen di 2028-2031," pungkasnya. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP