Jokowi minta tarif listrik tak naik hingga 2019, menkeu hitung ulang besaran subsidi

Selasa, 27 Februari 2018 17:09 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Jokowi minta tarif listrik tak naik hingga 2019, menkeu hitung ulang besaran subsidi Sri Mulyani. REUTERS/Issei Kato

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan pemerintah akan menghitung ulang alokasi subsidi listrik dan bahan bakar minyak ( BBM) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hal ini dilakukan menyusul naiknya harga batu bara maupun minyak dunia. Di lain pihak, Presiden Joko Widodo merencanakan untuk tak menaikkan tarif listrik hingga 2019 dan harga BBM subsidi hingga Maret 2018.

"Apakah itu untuk BBM yang masih disubsidi, LPG 3 kilogram maupun PLN yaitu untuk listrik 400 VA sampai 900 VA. Sampai hari ini kita tetap menjalankan UU APBN, kalau sekarang harga minyak bergerak di atas asumsi yang ada di dalam APBN maka kita akan menghitungnya bersama dengan menteri ESDM dan menteri BUMN," ungkapnya di Fairmont Hotel, Jakarta, Selasa (27/2).

"Saat ini kita terus mengidentifikasi berapa jumlah deviasi dari apa yang ada di UU APBN dengan apa yang terjadi," sambungnya.

Mantan direktur Bank Dunia ini menjelaskan bahwa keputusan mengenai jumlah baru dana subsidi akan diputuskan usai pertemuan dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Keputusan mengenai berapa jumlah perubahan ini nanti akan dibahas di dalam APBN laporan semester yang akan kita sampaikan kepada dewan (DPR-RI) pada pertengahan tahun. Tentu saja nanti akan dilihat kemampuan dari APBN sendiri atau PLN dan Pertamina untuk meng-absorb perbedaan itu," tandasnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini