Jokowi Ingin Pasar Mobil Listrik Segera Beri Pemasukan bagi Negara

Kamis, 21 Januari 2021 11:55 Reporter : Merdeka
Jokowi Ingin Pasar Mobil Listrik Segera Beri Pemasukan bagi Negara Mobil listrik. ©2013 merdeka.com/idris rusadi putra

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai Indonesia punya potensi untuk jadi pemain besar di pasar mobil listrik. Menurutnya, Indonesia punya modal hebat karena memiliki cadangan nikel terbesar di dunia untuk produksi baterai mobil listrik.

Oleh karenanya, Jokowi berkomitmen untuk mendorong industri mobil listrik nasional dari hulu ke hilir, sehingga bisa segera memberi pendapatan dan pemasukan kepada negara.

"Teknologi kita punya kesempatan besar dalam bangun industri dari hulu ke hilir dari mobil listrik lewat lithium baterai yang nikelnya kita miliki. Ini yang harus didorong agar bisa segera dilaksanakan dan beri kontribusi besar bagi negara," ungkapnya, Kamis (21/1).

Untuk jangka panjang, dia melihat Indonesia juga punya potensi pada produk dan ekonomi ramah lingkungan (green product, green economy). Menurut dia, semua negara kawasan kini telah menaruh perhatian pada sektor tersebut.

"Dan kita sekali lagi punya kesempatan besar masuk ke produk hijau dan ekonomi hijau. Karena ke depan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan lingkungan hidup. Ini akan berpengaruh semua pada ekonomi, bisnis global, dan tentu saja akan berpengaruh pada ekonomi kita," serunya.

Selain itu, pelaku usaha Indonesia disebutnya mau tak mau akan masuk pada digital ekonomi. Jokowi menyatakan, digitalisasi wajib dikuasai agar Indonesia tetap bisa bersaing dengan negara lain.

"Semua industri pasti harus masuk ke sini. Pemerintah, pendidikan, kesehatan, semuanya harus masuk pada digitalisasi. Sehingga semakin efisien, semakin kompetitif, dan kita bisa bersaing dengan negara lain," ujar Jokowi.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini