Jokowi Belajar dari Kota Masdar Uni Emirat Arab Bangun Ibu Kota Baru

Senin, 13 Januari 2020 16:14 Reporter : Idris Rusadi Putra
Jokowi Belajar dari Kota Masdar Uni Emirat Arab Bangun Ibu Kota Baru Maket Ibu Kota Baru. ©2019 dok. Kemen PUPR

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo berkeinginan untuk belajar dari tuan rumah Abu Dhabi Sustainalibility Week (ADSW) 2020 yakni Kota Masdar di Abu Dhabi, UEA, dalam pembangunan ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur.

"Dalam membangun ibu kota baru, kami cenderung ingin belajar dari perintis perencanaan kota termasuk tuan rumah kita pekan ini Kota Masdar di Abu Dhabi dan lainnya," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan pidato kuncinya dalam ADSW 2020 di Abu Dhabi National Exhibition Center (ADNEC) dikutip dari Antara, Senin (13/1).

Dalam forum yang dihadiri oleh sejumlah kepala negara dan kepala pemerintahan itu Presiden juga mengundang masyarakat dunia untuk membawa teknologi terbaik, inovasi terbaik, dan kebijakan terhebat.

Kepala Negara juga mengundang para peserta forum ADSW 2020 untuk ke Indonesia.

"Untuk menginvestasikan di masa depan dimana energi terbarukan dan teknologi bersih menciptakan kehidupan berkelanjutan bagi pengembangan ekonomi dan sosial," katanya.

Pada kesempatan yang dihadiri oleh para penggiat energi berkelanjutan dan teknologi bersih tingkat dunia itu, Presiden Jokowi juga memaparkan rencana pembangunan ibu kota baru Indonesia yang akan menganut konsep kota berkelanjutan.

Bahkan, Kepala Negara memutarkan video singkat rencana induk ibu kota baru Indonesia yang kemudian mendapatkan sambutan tepuk tangan meriah dari hadirin.

"Kami tidak membangun kota administratif yang kecil melainkan kota metropolis yang serba pintar," kata Jokowi dalam forum tahunan tingkat dunia tersebut.

1 dari 1 halaman

Presiden Jokowi Ajak Uni Emirat Arab Investasi di Ibu Kota Baru

Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan menyampaikan rencana pembangunan Ibu Kota baru Indonesia dalam kunjungannya ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Presiden Jokowi diketahui akan melakukan pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ) dan menjadi keynote speakers di forum energi terbarukan.

"Pak Presiden juga akan menyampaikan tentang rencana ibu kota baru. Jadi dengan Ibu Kota baru itu Pak Presiden juga ingin mengajak dunia Internasional untuk menjadikan ibukota baru Indonesia ini menjadi satu show case ya," ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Minggu (12/1).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bakal menyampaikan bahwa ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur, berkonsep zero emission, compact city. Nantinya, dijelaskan juga ibu kota baru menjadi kota penggerak ekonomi.

"Ya mengajak bermitra karena kan banyak sekali energi ya. Karena ini kan kita harus menjadi satu motor bagi tempat tinggal, bukan city, tapi new engine development," jelas Pratikno.

Menurut dia, Presiden Jokowi dijadwalkan menjadi pembicara utama atau keynote speakers dalam Sustainability Week pada Senin, 13 Januari 2020. Di forum itu, dia turut menyampaikan soal Ibu Kota baru RI. "Nanti itu yang disampaikan Presiden di dalam Suistainability Development Week Day Abu Dhabi ini," ucap Pratikno. [idr]

Baca juga:
Indonesia-UEA Sepakati Kerja Sama Keagamaan Hingga Penanggulangan Terorisme
Sambutan Hangat Putra Mahkota untuk Jokowi di Istana Qasr Al Watan UEA
UEA Hingga Softbank Siapkan Investasi Rp311,9 T di RI, Termasuk untuk Ibu Kota Baru
Presiden Jokowi Ajak Uni Emirat Arab Investasi di Ibu Kota Baru
Uni Emirat Arab Butuh 1.000 Pekerja Indonesia

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini