Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jasa Marga pastikan tak ada PHK saat gardu tol elektronik diterapkan

Jasa Marga pastikan tak ada PHK saat gardu tol elektronik diterapkan Direktur Jasa Marga. ©2017 merdeka.com/Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Pemerintah akan memberlakukan sistem pembayaran 100 persen non tunai di gardu tol seluruh Indonesia pada. PT Jasa Marga (Persero) memastikan tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan karyawan yang selama ini bekerja di gardu jalan tol.

"Sejak 2009 kami sudah mulai menerapkan sistem pembayaran nontunai, perlu kami tegaskan tidak akan ada PHK," ujar Direktur Operasi I PT Jasa Marga, Mohammad Sofyan saat ditemui di Gedung BI, Jakarta, Selasa (15/8).

Bahkan, Jasa Marga berencana akan menambah karyawan lebih banyak. Sebab saat ini, perusahaan sedang menyelesaikan pembangunan tol sepanjang 600 kilometer (km) yang diperkirakan akan selesai pada 2019.

"Bukan berkurang, petugas terus bertambah. Jasa Marga sekarang masih mengoperasikan 600 km, nah kami sedang membangun 600 km lagi sampai 2019. Jadi butuh banyak tenaga kerja. Tahun ini 210 km yang kami garap," jelasnya.

Meskipun telah beralih ke sistem pembayaran non tunai, karyawan nantinya tetap memiliki tanggung jawab di jalan tol. Salah satunya, membantu pengguna jalan tol ketika menghadapi masalah teknis.

"Bukan berarti karena tidak tunai lalu tidak ada pekerjaan. Tetap ada, contohnya memastikan pengguna jalan tol tidak menghadapi masalah saat akan masuk. Kartunya tidak bisa, atau sensor bermasalah. Ini perlu dibantu. Bisa juga menjual kartu perbankan itu kan. Jadi jangan disebut ada PHK," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP