Janji Bakal Lawan Para Mafia Tanah, AHY Rajin Sowan ke Menteri hingga Wapres Maruf Amin

AHY berjanji akan menindak tegas mafia tanah yang melawan hukum.

Tira Santia
Oleh Tira Santia - Reporter
Janji Bakal Lawan Para Mafia Tanah, AHY Rajin Sowan ke Menteri hingga Wapres Maruf Amin
Janji Bakal Lawan Para Mafia Tanah, AHY Rajin Sowan ke Menteri hingga Wapres Maruf Amin (Merdeka.com)

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengaku akan menindak tegas mafia tanah yang melawan hukum.

"Kita serius benar akan melakukan langkah-langkah yang tegas. Mau bagaimanapun tidak boleh ada yang melawan hukum di negeri kita. Apalagi kalo berhubungan dan berhadapan dengan rakyat terutama rakyat kecil," 

kata AHY saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (26/2).

AHY janji akan tegas menghadapi para mafia tanah.

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Yang jelas kalo ada rakyat kecil yang dizolimi atau dibuat susah hidupnya oleh mafia tanah, sudah pasti pemerintah akan hadir untuk membela rakyat kecil," kata AHY.

Oleh karena itu, sebagai Menteri ATR/BPN yang baru, ia akan dengan hati-hati dalam menangani permasalahan di sektor agraria dan tata ruang pertanahan di Indonesia.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Tetapi kita juga ingin benar-benar memahami situasi nya, karena situasi tanah dan sengketa tanah itu kompleks. Jadi, sudah lama carut marut jadi tidak boleh juga kita sembrono, kita juga ingin cepat tapi juga harus dengan diteliti dengan baik," kata AHY.

Makanya, sejak menjabat sebagai Menteri ATR, AHY rajin soan kepada para menteri hingga wakil presiden.

Termasuk menyambangi kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, untuk berkoordinasi dan meminta arahan mengenai tugas-tugasnya.

"Saya mohon arahan dan berkoordinasi dengan pak Menko Perekonomian karena kementerian ATR/BPN berada di bawah koordinasi Menko perekonomian, sehingga patut rasanya di minggu pertama ini saya melakukan kunjungan secara resmi," 

pungkasnya.

Rekomendasi