Jangan Sampai Tertipu, Perhatikan Hal Ini Jika Pesan Tiket Pesawat atau Kamar Hotel Secara Online

Selain itu, disarankan untuk mengaktifkan perlindungan ganda pada kartu pembayaran atau akses pembayaran agar lebih tenang.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Jangan Sampai Tertipu, Perhatikan Hal Ini Jika Pesan Tiket Pesawat atau Kamar Hotel Secara Online
Jangan Sampai Tertipu, Perhatikan Hal Ini Jika Pesan Tiket Pesawat atau Kamar Hotel Secara Online (Merdeka.com)

Melansir dari Travel + Leisure pada, beberapa ahli membagikan tips untuk menghindari penipuan tiket perjalanan melalui online.

Pemesanan tiket untuk bepergian menjadi lebih mudah di era teknologi saat ini. Banyaknya pilihan, dan pertimbangan harga biasanya menjadi hal yang sangat diperhatikan. Namun demikian, patut diwaspadai penipuan saat membeli tiket

Melansir dari Travel + Leisure pada, beberapa ahli membagikan tips untuk menghindari penipuan tiket perjalanan melalui online.

1. Cari Simbol Gembok pada Alamat Pembayaran

Pada saat pembayaran tiket, paket perjalanan, sewa rumah, maupun memesan kamar hotel, lihat gembok yang ada di alamat situs. Pastikan alamat situs tersebut https atau bukan.

Pihak perangkat lunak anti-virus Avast mengatakan jika bukan, maka situs tersebut tidak menunjukan melindungi data pengguna dan tidak punya izin dari yang berwenang.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Oleh karena itu, situs tersebut tidak bertanggung jawab pada terlindunginya data sensitif pengguna sehingga data pribadi akan terancam bahaya.

Selain itu, disarankan untuk mengaktifkan perlindungan ganda pada kartu pembayaran atau akses pembayaran agar lebih tenang.

2. Tidak Perlu Buru-Buru

Situs online dibuat sedemikian rupa agar penggunanya terdorong buat memesan dengan cepat. Seperti pemberitahuan sisa sedikit kuota perjalanan atau kamar yang tersedia, memancing pengguna untuk langsung memesan agar tidak kehabisan. Terlebih ketika mengingat harga, khususnya pesawat yang bisa naik-turun setiap harinya.

Untuk menghindari salah mengambil keputusan, usahakan tenangkan diri sambil mengecek akun atau situs resmi dari hotel, maskapai dan lainnya. Apakah masih bisa reservasi.
3. Bandingkan Ulasan

Berdasarkan TripAdvisor, 96 persen pengunjung mempertimbangkan ulasan sebelum memutuskan pesanan. Disarankan untuk tidak terpaku pada satu platform ulasan saja, tapi juga membandingkan ulasan, harga, pelayanan dari platform lain.

Sebab, beberapa orang yang menghapus ulasan negatif supaya bisa terlihat positifnya saja.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Praktik yang meluas ini dapat menghapuskan seluruh ulasan negatif. Manajer ulasan lainnya menerbitkan ulasan positif dengan sangat cepat, dan menunda publikasi ulasan negatif, sehingga sebagian besar ulasan positif muncul di antara ulasan terbaru,” kata badan urusan konsumen dan anti penipuan pemerintah Prancis.

4. Periksa Lokasinya Benar-benar Ada

Foto rumah idaman dengan fasilitas yang memenuhi keinginan pengguna biasanya banyak tersebar dengan harga yang bervariatif. Di situlah pengguna harus lebih cermat dan memastikan ada tidaknya tempat tersebut di alamat yang tercantum.

Caranya dengan memeriksa semua kontak yang terhubung, memeriksa berbagai sosial media, website resmi, ulasan atau bahkan bisa mengirim email ke pemilik. Untuk properti yang ditawarkan profesional, lebih mudah diperiksa.

Selain itu, juga bisa meminta foto tambahan dan alamat detailnya ke pemilik.

Sementara itu, perangkat lunak anti-virus, vitdefender, memberikan tips bagus yaitu menyarankan untuk memperhatikan adanya inkonsistensi dan kesalahan ejaan atau tata bahasa untuk mencegah potensi penipuan.

5. Jangan Terbawa Suasana

Perlu diingat untuk tidak terlalu tergoda dari banyaknya tawaran yang datang, selain dari lomba resmi, atau undian dari akun resmi.

Perusahaan perangkat lunak anti-virus sepakat, diantara banyak saran, pengguna harus tetap waspada terhadap telepon, email, dan pesan SMS yang tidak diminta yang penawaran liburan yang menggiurkan.

Tips lainnya untuk menghindari penipuan, jika penawaran kedengarannya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, bisa jadi salah satu penipuan.
Rekomendasi