Jangan Bingung Lagi, Ini Cara Terbaik Perkenalkan Diri Saat Wawancara Kerja
Merdeka.com - Wawancara kerja akan jadi hal yang paling membuat setiap orang panik. Apalagi untuk para fresh graduate, memperkenalkan diri adalah hal yang pasti diminta pertama kali oleh rekruter. Kecuali bagi orang-orang yang sudah sering melakukan wawancara kerja dan sudah punya template jawaban.
Kebingungan ini membuat fresh graduate biasanya memperkenalkan diri dengan mengatakan ulang apa yang tertulis di CV-nya, atau yang lebih parahnya yaitu malah menyebutkan hal-hal tidak penting dan tidak berkaitan dengan posisi yang dilamar, misalnya hobi atau genre musik favorit.
Hal ini disebabkan karena banyak orang sulit untuk mendeskripsikan diri sendiri karena selama ini kita kurang menggali informasi mengenai diri kita, apa kemampuan kita, apa motivasi kita, hal-hal yang kita suka, dan sifat-sifat yang kita miliki. Atau kebalikannya, banyak hal yang diketahui dari diri kita, namun bingung mana yang ingin disampaikan ke HR.
Berikut cara mendeskripsikan diri ketika wawancara dan apa saja yang perlu dan tidak perlu disampaikan, dikutip JobStreet. Sehingga Anda tidak mengulang apa yang tertulis di CV atau menyebutkan hal-hal yang tidak penting, tidak relevan, dan tidak menambah value Anda sebagai kandidat.
Fakultas
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comWalaupun rekruter pastinya sudah melihat prodi Anda dari CV yang telah dikirim, namun awal perkenalan dengan menyebutkan lulusan fakultas sudah menjadi standar. Anda juga bisa tambahkan alasan mengapa memilih fakultas tersebut dan apa saja yang sudah Anda pelajari di kampus, yang sekiranya dapat berhubungan dengan job desc posisi yang telah dilamar.
Agar lebih maksimal, Anda bisa lihat kualifikasi dan job desc yang tertulis di iklan lowongan, lalu Anda kaitkan ilmu atau skills yang telah dipelajari dengan job desc yang tertera.
Pencapaian di Kampus
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSebagai fresh graduate dengan pengalaman kerja yang minim, bukan berarti tidak ada hal yang bisa ditonjolkan di sesi interview. Anda bisa sebutkan pencapaian selama perkuliahan, misalnya mengikuti kejuaraan di bidang IT, atau mengikuti lomba karya tulis, atau pencapaian lain di luar kampus.
Kalau Anda punya pengalaman magang, itu akan jauh lebih baik, apalagi jika Anda magang di bidang pekerjaan yang sama dengan jurusan kampus dan posisi yang dilamar, karena user akan menganggap bahwa Anda punya gambaran job desc-nya walaupun hanya sedikit yang masih diketahui.
Pengalaman organisasi juga bisa disebutkan jika Anda tidak memiliki pencapaian atau prestasi di perkuliahan atau pengalaman magang. Itu akan lebih baik daripada tidak ada pengalaman apapun yang bisa diceritakan ke HR atau user.
Motivasi Melamar Pekerjaan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comWalaupun motivasi melamar kerja sebenarnya bukan bagian dari pengenalan diri, namun tidak ada salahnya untuk ditambahkan sebagai penutup perkenalan diri Anda. Anda bisa sebutkan bahwa motivasi melamar di posisi ini karena ingin belajar sekaligus berkontribusi, atau bisa juga dengan menjelaskan kelebihan perusahaan yang Anda lamar dan hal apa yang menarik dari perusahaan tersebut menurut Anda.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya