Intimidasi calo, perusahaan terpaksa rekrut pekerja minim kualitas

Minggu, 12 Juni 2016 11:18 Reporter : Moch Wahyudi
Intimidasi calo, perusahaan terpaksa rekrut pekerja minim kualitas Ilustrasi Pekerja pabrik. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Praktik percaloan tenaga kerja masih terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Air. Ini menyulitkan perusahaan mendapatkan pekerja dengan kualitas terbaik.

Hal tersebut diakui Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Syafrudin, seperti diberitakan Antara, Minggu (12/6).

"Akibat percaloan tersebut perusahaan tidak mendapatkan pekerja dengan kualitas baik dan tanpa keterampilan, ini menjadi persoalan," katanya.

Syafrudin mencontohkan, ada perusahaan garmen dan pembuatan sepatu yang terpaksa menerima pekerja tak terampil hasi percaloan. Sebab, perusahaan tersebut mendapat intimidas dari oknum calo.

Untuk mengikis percaloan, menurut Syafrudin, pihaknya sudah menyusun draf peraturan daerah terkait itu dan segera diusulkan ke DPRD Kabupaten Tangerang.

Dia juga mengimbau calon pekerja untuk mengikuti pelatihan ketrampilan. Terkait itu, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) swasta untuk mendidik calon pekerja.

Ketua Federasi Serikat Buruh Karya Utama (FSBKU) Kabupaten Tangerang, Koswara menyadari kesulitan pemerintah memerangi percaloan. Ini lantaran minimnya pengaduan.

Kendati demikian, dia tetap berharap pemerintah daerah dapat memersempit ruang calo tenaga kerja lewat penyusunan Perda. [yud]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini