Ini nilai tambah yang dimiliki ekonomi syariah
Merdeka.com - Ekonomi syariah memiliki nilai tambahnya tersendiri. Pertama, yaitu kepastian akan halalnya, dan ini sudah terlaksana di sektor pariwisata.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah dalam rangkaian acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISHEF) di Grand City, Surabaya, Selasa (7/11).
"Kita tahu kalau NTB sudah mengembangkan pariwisata halal. Dan beberapa daerah di Malaysia. Itu menjadi daya tarik tersendiri," kata Difi.
Selanjutnya, menurut Difi, hal kedua yang menjadi nilai tambah sekaligus nilai jual dari ekonomi syariah adalah kebersihan.
"Dan yang kedua, yang saya amati dari semuanya, termasuk yang di Medan, yang pangkas syariah, maupun hotel hotel syariah adalah kebersihan. Memang di situ kebersihan menjadi satu nilai jual daripada ekonomi syariah," lanjutnya.
Yang ketiga adalah adanya faktor amanah, kejujuran dan keadilan. Faktor ini menjadi sangat penting dalam pelaksanaan ekonomi syariah, karena prinsip ekonomi syariah tidak bisa lepas dari keadilan. Selain itu, faktor ini menjadi kunci dalam perkembangan ekonomi syariah.
"Kunci perkembangan ekonomi syariah adalah kita harus memunculkan unsur amanah, dan keadilan tadi. Tidak ada yang dizolimi di sini. Ini adalah kunci penting pilar daripada ekonomi syariah," katanya. (mdk/hrs)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya