Ini Jembatan Terpanjang di Dunia, Panjangnya 164 Km dan Biaya Pembangunan Hampir Rp140 Triliun

Jembatan terpanjang di dunia, Danyang-Kunshan, memegang rekor dengan biaya pembangunan mencapai USD 8,5 miliar.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Ini Jembatan Terpanjang di Dunia, Panjangnya 164 Km dan Biaya Pembangunan Hampir Rp140 Triliun
Ini Jembatan Terpanjang di Dunia, Panjangnya 164 Km dan Biaya Pembangunan Hampir Rp140 Triliun (Merdeka.com)

Jembatan merupakan salah satu infrastruktur penting penghubung dua wilayah yang berguna untuk mempermudah mobilitas. Pada umumnya, jembatan dibangun di atas perairan atau kawasan curam yang sulit untuk dilalui dengan bentuk dan ukuran berbeda-beda.

Namun, tahukah Anda jembatan terpanjang di dunia?

Jembatan terpanjang di dunia saat ini yaitu Danyang-Kunshan Grand Bridge, terletak di China dan memiliki panjang mencapai 164,8 kilometer. Jembatan ini merupakan bagian dari Jalur Kereta Api Cepat Beijing-Shanghai dan selesai dibangun pada tahun 2010.

Dengan biaya pembangunan yang diperkirakan sekitar USD 8,5 miliar atau sekitar Rp139 triluin, jembatan ini menjadi salah satu prestasi teknik yang mengesankan.

Danyang-Kunshan Grand Bridge tidak hanya terkenal karena panjangnya, tetapi juga karena kemampuannya untuk menahan aktivitas seismik dan cuaca ekstrem. Jembatan ini dibangun dengan menggunakan lebih dari 4.500 balok box seberat 900 ton dan melibatkan sekitar 10.000 pekerja selama proses konstruksi yang berlangsung selama empat tahun.

Selain Danyang-Kunshan, terdapat beberapa jembatan terpanjang lainnya di dunia, seperti Viaduk Changhua-Kaohsiung di Taiwan dan Jembatan Besar Tianjin di Tiongkok. Masing-masing jembatan ini memiliki karakteristik dan biaya pembangunan yang berbeda-beda.

Jembatan Danyang-Kunshan Grand Bridge memiliki panjang 164,8 kilometer dan terletak di Provinsi Jiangsu, Tiongkok. Pembangunan jembatan ini memakan biaya sekitar USD 8,5 miliar, dan dibuka untuk umum pada tahun 2011.

Jembatan ini dirancang untuk mengurangi waktu perjalanan antara Beijing dan Shanghai, serta mampu menahan guncangan gempa dan cuaca ekstrem.

Jembatan ini merupakan bagian dari proyek kereta cepat yang menghubungkan dua kota besar di China. Dengan desain yang modern dan teknologi canggih, Danyang-Kunshan Grand Bridge menjadi simbol kemajuan infrastruktur di negara tersebut.

Setelah Danyang-Kunshan, jembatan terpanjang kedua adalah Viaduk Changhua-Kaohsiung di Taiwan, yang memiliki panjang 157,3 kilometer. Jembatan ini selesai dibangun pada tahun 2004 dan mulai beroperasi pada tahun 2007. Meskipun biaya pembangunan tidak tersedia secara konsisten, jembatan ini dirancang untuk tahan terhadap gempa bumi.

Jembatan Besar Tianjin, yang juga terletak di Tiongkok, memiliki panjang sekitar 113,7 kilometer dan merupakan bagian dari jalur kereta api cepat Beijing-Shanghai. Namun, informasi mengenai biaya pembangunan jembatan ini tidak tersedia secara terverifikasi.

Jembatan-jembatan ini menunjukkan betapa pentingnya infrastruktur dalam meningkatkan konektivitas dan efisiensi transportasi di berbagai negara. Dengan biaya yang bervariasi, setiap jembatan memiliki tantangan dan solusi teknik yang unik.

Rekomendasi