Industri fashion lokal berambisi kuasai pasar internasional
Merdeka.com - Kementerian Perdagangan mengaku terus melakukan promosi hasil produksi industri fashion lokal. Tidak hanya itu, Kemendag juga berupaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pasar mengenai produk fashion.
Tujuannya jelas, melebarkan sayap bisnis fashion lokal ke pasar internasional. "Kementerian Perdagangan akan memprioritaskan distribusi produk sebagai salah satu cara untuk menguasai pasar lokal, Asia, dan dunia Internasional," ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Gusmardi Bustami di Kementerian Perdagangan, Rabu (19/9).
Dalam pandangannya, dunia busana atau fashion dapat memacu permintaan pasar. Selain itu, dunia fashion juga diharapkan erat5 kaitannya dengan gaya hidup masyarakat Indonesia.
Peluang dan potensi menguasai pasar fashion dalam negeri terbilang besar. Hal ini didukung meningkatnya kelompok masyarakat kelas menengah.
"Yang sekarang kelompok menengah kita mencapai 50 juta orang, sekitar 30 persen dari total penduduk," jelasnya.
Dia menuturkan, kelompok kelas menengah merupakan pasar yang sangat menarik dan akan menjadi sasaran regional. Industri fashion lokal harus bisa masuk dan menguasai pasar ini. Jika tidak, negara lain yang memanfaatkannya.
Gusmardi menambahkan, dunia fashion juga berpengaruh terhadap nilai ekspor. Barang-barang bernilai ekspor dari dunia fashion sangat banyak jenisnya. Mulai dari perhiasan, sepatu, pakaian, kosmetik.
"Kalau di total, 6 bulan pertama tahun ini USD 5,5 miliar. Jadi potensi sangat besar dan perlu terus kita kembangkan ekspor ke 20 negara dan akan terus kita kembangkan terutama ke AS, Jerman, UK dan beberapa negara lainnya. Kita sudah ada di Australia dan Spanyol," tutupnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya