INDEF: Pasar berharap cawapres Jokowi berpengalaman di bidang ekonomi

Kamis, 9 Agustus 2018 19:48 Reporter : Anggun P. Situmorang
INDEF: Pasar berharap cawapres Jokowi berpengalaman di bidang ekonomi Jokowi-Maruf Amin. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KM Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden di Pilpres 2019. Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira mengatakan, pemilihan Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden membawa dampak positif bagi Indonesia.

Sebab, isu sara tidak lagi menjadi mainan politik di pemilihan presiden mendatang. "Ada positif negatifnya. Positifnya sosok cawapres Presiden Jokowi yang berasal dari MUI dan NU mampu menciptakan stabilitas karena isu sara bisa diredam. Pertarungan pilpres harapannya adalah pertarungan konsep dan gagasan sehingga tidak terjadi kegaduhan yang berlebihan," ujar Bima di Jakarta, Kamis (9/8).

Namun demikian, keputusan ini cukup mengagetkan bagi pasar. Awalnya, pasar berharap sosok pendamping Presiden Jokowi berasal dari tokoh yang berpengalaman di bidang ekonomi. Mengingat sejumlah gejolak ekonomi terus terjadi beberapa waktu belakangan.

"Pelaku pasar awalnya berharap sosok pendamping jokowi berasal dari tokoh yang berpengalaman di bidang ekonomi bisa birokrat, akademisi atau pengusaha. Permasalahan ekonomi saat ini tidak kalah urgent dengan persoalan identitas dan kebhinekaan," jelasnya.

"Pelemahan kurs Rupiah, tekanan daya beli, kondisi global yang dinamis dan loyonya kinerja ekspor mendesak untuk dicari solusinya. Presiden butuh sosok tim ekonomi yang kuat di 2019," tandasnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini