Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

IMF Jabarkan Berbagai Resiko Pemulihan Ekonomi Global 2021

IMF Jabarkan Berbagai Resiko Pemulihan Ekonomi Global 2021 IMF. africanliberty.org

Merdeka.com - Pemulihan ekonomi global akibat Pandemi Covid-19 menghadapi sejumlah faktor risiko memasuki kuartal kedua 2021. International Monetary Fund (IMF) pun menyarankan agar para negara di dunia membuat kebijakan sesuai dengan kondisi dan perkembangan ekonomi masing-masing.

"IMF menyarankan agar respons kebijakan disesuaikan dengan kondisi dan perkembangan ekonomi di masing-masing negara," tulis Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono dalam keterangan resminya, Jakarta, Sabtu (10/4).

Berbagai resiko yang mungkin terjadi antara lain peluang kembali mewabahnya virus corona yang berdampak pada pengetatan kondisi keuangan global. Dampak ekonomi dari pandemi yang berkepanjangan juga memunculkan masalah sosial. Belum lagi dengan adanya peningkatan bencana alam dan risiko geopolitik.

Pada tahap keluar dari krisis (escaping the crisis), ada beberaoa upaya yang perlu difokuskan. Antara lain pada pengeluaran di sektor kesehatan, dukungan fiskal yang sesuai target, kebijakan moneter akomodatif, dan memantau risiko terhadap stabilitas sektor keuangan.

Selanjutnya, pada tahap menjaga pemulihan (safeguarding the recovery) juga perlu beberapa upaya yang difokuskan. Antara lain pada peningkatan kapasitas produktif dan insentif untuk alokasi sumber daya yang efisien.

Sementara itu, untuk jangka panjang upaya perlu difokuskan pada penguatan kerja sama internasional, reformasi kerangka kebijakan, serta penanganan perubahan iklim. IMF memproyeksikan perekonomian global tumbuh sebesar 6,0 persen pada 2021.

Kemudian mengalami moderasi pertumbuhan ke 4,4% pada 2022. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kebijakan di beberapa negara maju dan berlangsungnya program vaksinasi di berbagai negara.

Ke depan, IMF menyatakan perkembangan ekonomi akan banyak dipengaruhi beberapa hal. Seperti perkembangan pandemi, respons kebijakan yang diterapkan (policy actions), perkembangan sektor keuangan dan harga komoditas global. Termasuk juga kapasitas ekonomi untuk melakukan penyesuaian terhadap berbagai tantangan di sektor kesehatan.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP