Imbas Penyerangan di Cabang Dumai, BNI Perketat Pengamanan Area Layanan

Senin, 11 Maret 2019 21:25 Reporter : Merdeka
Imbas Penyerangan di Cabang Dumai, BNI Perketat Pengamanan Area Layanan Bank BNI. merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan pengamanan pada seluruh area pemberian layanan kepada nasabah (banking hall) di kantor cabang akan dilaksanakan secara maksimal demi kenyamanan dan keamanan masyarakat yang membutuhkan pelayanan perbankan.

Pengamanan ini terkait dengan kejadian seorang pria yang dilumpuhkan aparat kepolisian setelah diduga melakukan penyerangan di Kantor Bank BNI di Dumai, Riau, Senin (11/3) pagi. Pria yang belum diungkap identitasnya itu membawa parang kemudian masuk ke kantor bank dengan cara memecahkan kaca.

Corporate Secretary BNI Meiliana mengungkapkan pengamanan sebagai langkah-langkah konkrit yang dilakukan BNI usai terjadinya perusakan fasilitas layanan perbankan oleh seorang oknum di Kantor Cabang Utama (KCU) Dumai, Provinsi Riau.

Adapun langkah yang dilakukan BNI dalam mengantisipasi dan sebagai upaya pencegahan terhadap tindak kejahatan yaitu meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan terhadap aset BNI, baik di lingkungan gedung kantor, Outlet dan ATM BNI.

"Apabila ada di antara petugas keamanan BNI yang melihat, menemukan, atau mendapatkan hal-hal yang mencurigakan, kami meminta untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib dan petugas keamanan setempat. Kami juga akan memperketat pengamanan dengan tetap memperhatikan tata kesopanan sehingga tidak akan mengganggu kenyamanan nasabah dalam bertransaksi di outlet BNI," ujar dia dalam keterangannya, Senin (11/3).

Terkait peristiwa perusakan di KCU Dumai tadi pagi, Meiliana mengungkapkan, BNI menyerahkan sepenuhnya proses hukum terhadap pelaku pada aparat berwajib. BNI juga memohon maaf kepada para nasabah atas ketidaknyamanan yang dialami selama peristiwa terjadi di Kantor Cabang Utama Dumai.

Operasional BNI di Kantor Cabang Dumai dipastikan tetap beroperasi normal.

"Kami sangat bersyukur peristiwa ini tidak menimbulkan korban luka baik bagi nasabah maupun karyawan. Kami menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada Aparat Kepolisian dan masyarakat yang telah membantu meredam aksi perusakan yang dilakukan pelaku. Kami menunggu perkembangan selanjutnya dari pihak berwajib, termasuk motif pelaku karena yang bersangkutan bukan nasabah maupun debitur kami," tandasnya.

Reporter: Nurmayanti

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini