IKAPPI: Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Jadi Alarm Keamanan Pasar Jelang Nataru

Kebakaran yang terjadi di Pasar Induk Kramat Jati membuat IKAPPI menekankan pentingnya meningkatkan ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR).

Tira Santia
Oleh Tira Santia - Reporter
IKAPPI: Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Jadi Alarm Keamanan Pasar Jelang Nataru
Pasar Induk Kramat Jati Kebakaran (Foto: Radityo/Liputan6.com) (© 2025 Liputan6.com)

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) atau IKAPPI DKI Jakarta mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap insiden kebakaran yang terjadi di area los pepaya Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Ketua IKAPPI DKI Jakarta, Miftahudin, menyatakan bahwa kebakaran di pasar induk tersebut menjadi pengingat pentingnya penguatan aspek keamanan di pasar rakyat, terutama menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) ketika aktivitas perdagangan meningkat secara signifikan.

"IKAPPI DKI Jakarta juga menyampaikan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Bapak Agus Lamun, serta Kapolres Jakarta Timur terkait kondisi terkini di lapangan," kata Miftahudin dalam keterangannya, Senin (15/12/2025).

Dari komunikasi tersebut, situasi pascakebakaran menunjukkan perbaikan, menjadi lebih kondusif, dan aktivitas pasar perlahan-lahan kembali normal. Momentum Nataru menempatkan pasar tradisional sebagai garda terdepan dalam distribusi pangan, sehingga keamanan pasar perlu dipandang sebagai suatu hal yang tidak bisa dianggap sepele, melainkan sebagai bagian penting dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan ketenangan masyarakat.

IKAPPI DKI Jakarta berpendapat bahwa penanganan kebakaran harus diimbangi dengan langkah-langkah pencegahan yang konkret agar kejadian serupa tidak terulang, terutama saat intensitas aktivitas pasar meningkat.

Usulan IKAPPI

Salah satu aspek krusial yang perlu segera diperkuat adalah ketersediaan dan kesiapsiagaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di setiap pasar, dengan penempatan yang mudah dijangkau dan dalam kondisi siap pakai.

"Selain itu, pengecekan rutin terhadap instalasi listrik pasar menjadi kebutuhan mendesak guna meminimalkan risiko korsleting," ujarnya.

IKAPPI DKI Jakarta mendorong agar APAR yang aktif dan layak pakai disediakan di setiap blok dan los pasar, serta melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala terhadap instalasi listrik pasar. Selain itu, penguatan standar keselamatan pasar juga diperlukan sebagai bentuk perlindungan bagi pedagang dan konsumen.

"IKAPPI DKI meyakini bahwa pasar yang aman adalah syarat utama untuk menciptakan pasar yang kuat. Pencegahan sejak dini menjadi kunci agar aktivitas perdagangan menjelang Nataru dapat berjalan dengan lancar, aman, dan memberikan rasa tenang bagi pedagang serta masyarakat," ujarnya.

Pasar Induk Kramat Jati Kebakaran, IKAPPI Sebut Alarm Keamanan Pasar Jelang Nataru
Pasar Induk Kramat Jati Kebakaran (Foto: Radityo/Liputan6.com) © 2025 Liputan6.com

Hari ini, Senin (15/12/2025), Pasar Induk Kramat Jati terbakar hebat. Menurut pengamatan, api yang membara menghasilkan asap hitam yang pekat dan terlihat jelas di langit.

Untuk memastikan kejadian ini, pihak info command center pemadam kebakaran Jakarta mengonfirmasi bahwa kebakaran memang terjadi di lokasi tersebut. Mereka menyebutkan bahwa laporan mengenai kebakaran diterima pada pukul 07.24 WIB.

"16 unit mobil damkar dikerahkan, total 80 personel ke lokasi," tutur info command center Damkar Jakarta.

Pasar Induk Kramat Jati Kebakaran, IKAPPI Sebut Alarm Keamanan Pasar Jelang Nataru
Pasar Induk Kramat Jati Kebakaran (Foto: Radityo/Liputan6.com) © 2025 Liputan6.com

Sebelumnya, Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Media dan Informasi, mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kebakaran yang terjadi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Untuk mendukung pemulihan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera membentuk tim investigasi bersama dinas terkait guna menyelidiki penyebab pasti kebakaran dan mencegah kejadian serupa di masa depan," ujar Chico dalam keterangan tertulisnya pada Senin (15/12/2025).

Chico menjelaskan bahwa kebakaran tersebut terjadi pada pukul 07.24 WIB pada hari yang sama. Ia menduga bahwa sumber api berasal dari los pepaya yang terbuat dari material semi-permanen yang mudah terbakar.

Peristiwa ini menyebabkan kepanikan di kalangan pedagang dan warga sekitar. Selain itu, Chico juga menyebutkan bahwa terdengar dua kali suara ledakan saat kebakaran berlangsung.

"Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun Bapak Gubernur telah menginstruksikan ke jajaran untuk memprioritaskan keselamatan semua pihak yang terdampak," tambahnya.

Di sisi lain, Chico memastikan bahwa bantuan sementara, seperti relokasi pedagang yang terkena dampak dan distribusi logistik darurat, akan dikoordinasikan dengan PD Pasar Jaya serta kelurahan setempat. Lebih lanjut, Chico menyampaikan bahwa Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan duka dan keprihatinan yang mendalam atas insiden kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati pagi ini.

"Gubernur DKI Jakarta juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah provinsi untuk segera mengkoordinasikan upaya penanganan darurat," tutupnya.

Rekomendasi