Hary Tanoe: Sektor Tak Terdampak Pandemi Bisa Terus Ditingkatkan

Misalnya, dengan menguatkan investasi di sektor teknologi seperti data centre, dan juga komoditas yang saat ini menjadi unggulan Indonesia seperti nikel.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Hary Tanoe: Sektor Tak Terdampak Pandemi Bisa Terus Ditingkatkan
tambang. shutterstock

Pengusaha Hary Tanoesoedibjo menyebut bahwa strategi dan terobosan untuk meningkatkan investasi, termasuk di daerah sangat penting dilakukan di masa pandemi.

Misalnya, dengan menguatkan investasi di sektor teknologi seperti data centre, dan juga komoditas yang saat ini menjadi unggulan Indonesia seperti nikel.

Hal ini disampaikan dalam silaturahmi dengan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional Arsjad Rasjid akhir pekan ini.

"Sektor-sektor yang tidak terdampak pandemi bisa ditingkatkan, seperti teknologi dan pengembangan smelter. Peluang di masa pandemi masih sangat banyak, namun sektornya yang harus digeser," kata dia.

Hary Tanoe pun mendukung komitmen Arsjad Rasjid dalam mengembangkan potensi daerah di Indonesia. Dengan meningkatkan investasi serta berkolaborasi menguatkan Kadin di daerah. Dia optimistis perekonomian di daerah bisa semakin ditingkatkan.

"Dengan konsep mengembangkan Kadin-Kadin daerah, maka perekonomian di daerah juga akan semakin maju. Saya kira memang ini yang dibutuhkan Indonesia saat ini," lanjut dia.

Doakan Munas Kadin Berjalan Lancar

Sementara itu, menjelang Munas VIII Kadin yang akan digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, 30 Juni 2021, dia juga turut mendoakan agar bisa berjalan lancar.

"Saya ucapkan selamat untuk pak Arsjad Rasjid, mudah-mudahan 30 Juni berjalan lancar. Kalau nanti misalnya jadi ketua umum, mudah-mudahan saya bisa ikut berbuat untuk Kadin," lanjut Hary Tanoe.

Sedangkan Arsjad Rasjid menjelaskan gagasan dan visi misinya sebagai calon Ketua Umum Kadin Indonesia, termasuk komitmennya dalam mengembangkan Kadin sebagai rumah bersama bagi para anggotanya.

"Kadin harus bisa menjadi rumah bagi semua pengusaha baik besar, menengah, kecil, hingga mikro. Semua harus dihormati dan bisa tumbuh bersama di dalam Kadin,” ujar Arsjad.

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi