Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga minyak dunia naik usai persediaan AS anjlok

Harga minyak dunia naik usai persediaan AS anjlok Ekplorasi Minyak. shutterstock

Merdeka.com - Harga minyak dunia naik untuk sesi kelima berturut-turut pada Jumat (Sabtu pagi WIB). Kenaikan ini ditandai dengan mulai berkurangnya kelebihan pasokan global.

Dikutip Antara, Sabtu (29/7), data pemerintah menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun tajam sebesar 7,2 juta barel pekan lalu menjadi 483,4 juta, lebih tinggi dari perkiraan penurunan 2,6 juta barel. Harga minyak juga didukung oleh janji Arab Saudi untuk membatasi ekspornya awal pekan ini.

Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan awal pekan ini bahwa negara tersebut akan membatasi ekspor minyak mentah sebesar 6,6 juta barel per hari (bpd) pada Agustus, hampir satu juta barel per hari di bawah tingkat tahun lalu.

Harga minyak telah reli di atas 8 persen minggu ini, merupakan kenaikan mingguan terbaik tahun ini. Para analis mengatakan berita dan data baru-baru ini memperkuat spekulasi bahwa pasar yang telah lama mengalami kelebihan pasokan sedang bergerak menuju keseimbangan.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September, bertambah USD 0,67 menjadi menetap di USD 49,71 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman September, naik USD 1,03 menjadi ditutup pada USD 52,52 per barel di London ICE Futures Exchange.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP