Gelar Pameran, Produsen Elektronik China Jajaki Kerja Sama dengan Indonesia

Minggu, 29 September 2019 11:00 Reporter : Merdeka
Gelar Pameran, Produsen Elektronik China Jajaki Kerja Sama dengan Indonesia Pameran Elektronik. istimewa ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengusaha dan investor China menjajaki peluang pasar dan kerja sama industri elektronik dengan Indonesia. Hal ini tertuang dalam Pameran B2B (business to business) Indonesia International Electronics & Smart Appliance Expo 2019 (IEAE).

"Pameran ini memfasilitasi kerja sama bisnis antara pengusaha China dengan Indonesia serta negara-negara tetangga. Selama ini banyak pengusaha Indonesia yang mencari peluang berkunjung ke Guangdong sebagai provinsi yang menjadi zona ekonomi utama Cina dengan 9 kota industrinya. Kali ini, para pengusaha Guangdong, khususnya produsen produk elektronik dan turunannya, justru yang hadir di Indonesia untuk menjajaki kerjasama bisnis dengan pengusaha Indonesia," ujar General Manager Chaoyu Expo, Jason Chen selaku penyelenggara pameran dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Event tahunan yang memasuki tahun ketiganya diikuti oleh semakin banyak produsen elektronik karena mereka memang menjadikan Indonesia sebagai fokus pasar yang ingin dituju.

Dengan menghadirkan gadget-gadget terunik dan terinovator diharapkan menarik minat pengusaha Indonesia untuk menjalin kerjasama, bahkan ada yang bermaksud menjadikan Indonesia sebagai basis produksi untuk wilayah Asia Tenggara.

Selain bertujuan untuk menjalin kerja sama bisnis, Chaoyu Expo juga menargetkan penjualan on-spot. Menurut Jason, setiap tahunnya, terjadi pertumbuhan transaksi selama pameran IEAE berlangsung.

"Selain target terciptanya kerja sama bisnis, IEAE 2019 juga melayani transaksi langsung dengan konsumen. Dua tahun sebelumnya, kami berhasil memperoleh transaksi sebesar USD 600 ribu dan USD 800 ribu. Tahun ini, transaksi di IEAE 2019 akan mencapai USD 1 juta," patoknya.

Di tahun ketiga pameran yang digelar tahunan ini, Chaoyu Expo mencatat peningkatan signifikan dari berbagai sisi dibanding tahun 2018. Pada tahun ini pameran menggunakan area seluas 12 ribu m2, meningkat dari tahun lalu yang hanya 8,000 m2. Perluasan area ini untuk mengakomodir peningkatan jumlah peserta yang meningkat 30 persen, dan jumlah stan yang meningkat 65 persen menjadi 413 stan pada tahun ini.

"Tentunya semakin banyak pula jumlah produk yang dihadirkan. Bila tahun lalu 25,000 jenis produk dipamerkan, tahun ini menjadi lebih dari 31 ribu produk," kata dia.

Peningkatan tidak hanya pada kuantitas, kualitas stan juga akan mengalami peningkatan. Paviliun pameran menjadi semakin profesional dimana para eksibitor akan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan kehadiran Robot selama pameran. Jumlah buyer yang telah melakukan pendaftaran online saat ini telah mencapai lebih dari 12.083, dan tahun ini ditargetkan lebih dari 20 ribu pengunjung akan meramaikan pameran tahun ini.

"Sejak kali pertama digelar, pameran IEAE memperlihatkan tren yang terus meningkat dilihat dari empat aspek yakni area pameran, jumlah peserta, jumlah dan kualitas pengunjung, dan terpenting penjualan dari para peserta. Secara bersamaan bisa dikatakan ini juga memperlihatkan pertumbuhan industri elektronik di Indonesia, dan secara khusus kepercayaan dunia elektronik baik dalam dan luar negeri kepada pameran IEAE," jelas Jason.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini