Garuda Indonesia pekerjakan pramugari asing karena alasan bahasa
Merdeka.com - Garuda Indonesia memakai jasa warga negara asing untuk bertugas sebagai awak kabinnya. Pihak Garuda punya alasan sendiri. Salah satunya, awak kabin dari dalam negeri belum fasih berbahasa asing.
Direktur utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar menuturkan, maskapai penerbangan yang dipimpinya memberikan pelayanan hingga keluar negeri, sehingga diperlukan awak kabin yang multitalenta dari segi bahasa.
Untuk meningkatkan layanan bagi penumpang penerbangan internasional, manajemen Garuda merekrut pekerja asing untuk dijadikan pramugari.
"Waktu sebelumnya kita punya kabin crew Indonesia, tapi bisa bahasa asing China, Jepang, Korea, suka salah," ujar Emir saat peluncuran buku transformasi Garuda Indonesia, di Jakarta, Kamis (4/9).
Dengan memanfaatkan jasa dan kemampuan awak kabin asing, dia yakin pelayanan Garuda bisa meningkat dan memuaskan penumpang khususnya penerbangan internasional.
"Memberikan service bagus, kadang ada inti-intinya yang mereka minta (penumpang) kita nggak ngerti, dengan orang yang sama akan mengerti. Ke Korea minimal dua orang, Jepang minimal dua orang," ucap dia. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya