Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fokus Fasilitas Kesehatan Jadi Penopang Kinerja Positif Siloam

Fokus Fasilitas Kesehatan Jadi Penopang Kinerja Positif Siloam RS Siloam. lippokarawaci.co.id

Merdeka.com - PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan hingga dua digit, yaitu sebesar 17,79 persen. SILO meraup pendapatan hingga Rp7,02 triliun, naik signifikan dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp5,96 triliun.

Analis Pasar Saham, Sukarno Alatas menilai kinerja positif di tahun lalu, memang sejalan dengan data historis di mana dalam lima tahun SILO terus mencatatkan kinerja positif.

"Secara histori 5 tahun kinerja SILO selalu mencatatkan pertumbuhan positif dari sisi revenue," ujar Sukarno, kepada media, Selasa (9/6).

Dia memperkirakan secara prospek ke depannya masih menjanjikan karena perusahaan mempunyai kemampuan menciptakan recurring income atau pendapatan berulang yang stabil, dan informasi terbaru dari perusahaan bahwa ke depannya akan fokus pada aspek profitabilitas dari berbagai fasilitas kesehatan yang dimilikinya.

Menurutnya, bagi pelaku pasar khususnya investor lokal, dalam menentukan posisi SILO ini bisa dilihat valuasinya, pergerakan foreign flow dan tren harga. Bagi mereka yang memiliki horison investasi jangka panjang bisa masuk untuk mengoleksi, mengingat dari sisi harga sudah lumayan terdiskon namun dengan tetap melihat arah indeks.

Arus Kas

rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sementara itu Analis Binaartha Sekuritas, Nafan Aji menambahkan, dalam jangka panjang, emiten kesehatan secara kinerja akan tetap positif karena demand terhadap sektor kesehatan pasti meningkat. "Dari sisi peluang tumbuh positif karena permintaan terhadap sektor kesehatan terus meningkat," ujar Nafan.

Sebelumnya, Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Grup, Caroline Riady menjelaskan, capaian positif tersebut mengkonfirmasi strategi bisnis perusahaan yang mengalami rebound kuat selama 1 bulan terakhir.

"Ke depannya, Siloam akan fokus pada peningkatan kualitas layanan kesehatan dan profitabilitas rumah sakit," ujar Caroline

Dia menambahkan, Siloam memiliki arus kas yang kuat selama 2019. Arus kas operasi meningkat 220 persen menjadi Rp652miliar, sementara Arus kas bebas tercatat positif Rp184 miliar dibandingkan negatif Rp595 miliar di 2018.

Total uang tunai pada Desember 2019 menjadi Rp314 miliar, meningkat 45 persen dibandingkan dengan tahun lalu Rp216 miliar. Siloam juga memiliki neraca keuangan yang kuat dengan rasio utang terhadap EBITDA yang rendah sebesar 0,27. "Posisi kas yang kuat memberikan landasan operasional yang kokoh untuk Siloam," tegas Caroline.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP