Fantastis! Investasi UMKM Banjar Tembus Rp2,2 Miliar, DPMPTSP Genjot Pengembangan UMKM Banjar Lewat Kemitraan Perusahaan Besar

DPMPTSP Banjar sukses dorong Pengembangan UMKM Banjar melalui program kemitraan dengan perusahaan besar, mencatat realisasi investasi fantastis dan menargetkan pertumbuhan signifikan. Simak detailnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fantastis! Investasi UMKM Banjar Tembus Rp2,2 Miliar, DPMPTSP Genjot Pengembangan UMKM Banjar Lewat Kemitraan Perusahaan Besar
DPMPTSP Banjar sukses dorong Pengembangan UMKM Banjar melalui program kemitraan dengan perusahaan besar, mencatat realisasi investasi fantastis dan menargetkan pertumbuhan signifikan. Simak detailnya! (Merdeka.com)

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, meluncurkan program strategis. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi di wilayah tersebut.

Program kemitraan ini secara khusus menggandeng perusahaan-perusahaan besar untuk berkolaborasi dengan para pelaku UMKM. Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membantu UMKM naik kelas ke skala yang lebih tinggi.

Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al-Habsyi, menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan ini. Ia berharap program tersebut dapat menjadi katalisator bagi peningkatan investasi dan kesejahteraan masyarakat Banjar.

Kepala DPMPTSP Banjar, Yudi Andrea, menjelaskan bahwa program berkelanjutan ini diberi nama Mitra Bungas Banjar. Inisiatif ini merupakan singkatan dari Kemitraan Perusahaan Besar dengan UMKM dan Koperasi. Program ini telah menunjukkan hasil yang sangat positif sejak diluncurkan.

Realisasi investasi dari program kemitraan ini tercatat mencapai Rp2,2 miliar pada tahun 2024. Angka tersebut diproyeksikan akan meningkat signifikan menjadi Rp3,2 miliar pada tahun 2025. DPMPTSP Banjar menargetkan pertumbuhan investasi yang berkelanjutan di masa mendatang.

Untuk tahun ini, fokus kemitraan dilaksanakan di Kecamatan Gambut. Sekitar 15 UMKM lokal telah dilibatkan dalam program ini, berkolaborasi dengan sejumlah perusahaan besar. Diharapkan jumlah peserta dan lokasi kemitraan akan terus bertambah melalui dukungan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

DPMPTSP Banjar mencatat realisasi investasi di Kabupaten Banjar pada triwulan II 2025 telah melampaui target yang ditetapkan. Angka investasi mencapai lebih dari Rp2 miliar, menunjukkan kinerja ekonomi yang kuat. Pencapaian ini sejalan dengan upaya Pengembangan UMKM Banjar.

Pertumbuhan ekonomi daerah ini sangat ditopang oleh kolaborasi erat antara UMKM dan perusahaan besar. Saat ini, Kabupaten Banjar memiliki sekitar 12 ribu UMKM yang terdata secara resmi. Lebih dari 45 ribu Nomor Induk Berusaha (NIB) juga telah diterbitkan oleh DPMPTSP.

Pemerintah Kabupaten Banjar berkomitmen penuh dalam memfasilitasi para pelaku usaha. Fasilitasi ini mencakup perizinan, pendampingan, hingga pembukaan peluang kerja sama bisnis. Dukungan ini krusial untuk keberlanjutan Pengembangan UMKM Banjar.

Pemkab Banjar menargetkan pertumbuhan jumlah UMKM sebesar 5 hingga 8 persen setiap tahunnya. Jika pada tahun 2024 terdapat 8.000 UMKM yang baru, maka pada tahun 2025 diharapkan jumlahnya meningkat menjadi sekitar 9.000 pelaku usaha. Target ini menunjukkan optimisme pemerintah terhadap sektor UMKM.

Dengan adanya program kemitraan yang solid ini, Pemerintah Kabupaten Banjar sangat optimistis. Perkembangan UMKM di wilayah ini diproyeksikan akan semakin pesat. Ini akan memberikan dampak positif yang signifikan.

Peningkatan pesat UMKM diharapkan berdampak langsung pada peningkatan investasi daerah. Selain itu, program ini juga akan berkontribusi pada penguatan perekonomian secara keseluruhan. Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.

Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al-Habsyi, menegaskan kembali pentingnya dukungan pemerintah. "Kami sebagai pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini," ujarnya. Ia menambahkan, "karena melalui program ini UMKM dari skala menengah bisa naik kelas dengan bekerja sama bersama perusahaan besar, termasuk sektor perhotelan.”

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi