Fakta Unik: 44 KUBE di Belitung Timur Terima Bantuan Sarana Tangkap Nelayan untuk Dongkrak Produksi Perikanan

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur menyalurkan Bantuan Sarana Tangkap Nelayan kepada 44 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) guna menggenjot produksi perikanan dan kesejahteraan nelayan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik: 44 KUBE di Belitung Timur Terima Bantuan Sarana Tangkap Nelayan untuk Dongkrak Produksi Perikanan
Pemerintah Kabupaten Belitung Timur menyalurkan Bantuan Sarana Tangkap Nelayan kepada 44 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) guna menggenjot produksi perikanan dan kesejahteraan nelayan. (Merdeka.com)

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, secara resmi menyalurkan bantuan sarana tangkap kepada puluhan kelompok nelayan. Penyaluran ini dilakukan pada Selasa, 23 September, di Manggar, sebagai upaya konkret untuk memperkuat sektor perikanan daerah.

Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi perikanan lokal dan sekaligus memperbaiki taraf ekonomi para nelayan. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi keberlanjutan mata pencarian mereka.

Total 44 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang tersebar di berbagai desa menjadi penerima manfaat dari program ini. Mereka diberikan beragam sarana penangkapan ikan yang vital untuk operasional sehari-hari di laut.

Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan sangat beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan nelayan. Jenis bantuan tersebut meliputi kapal penangkap ikan, bahan baku yang diperlukan untuk pembuatan kapal, serta berbagai perlengkapan tangkap lainnya.

Dari keseluruhan penerima, lima KUBE beruntung mendapatkan bantuan berupa kapal utuh. Kelompok-kelompok tersebut adalah KUBE Bintang Laut Timur dan Olifier Jaya Mandiri dari Desa Lalang, KUBE Bakau Jelutor dari Desa Sukamandi, KUBE Mengguru Jaya dari Desa Cendil, serta KUBE Pulau Tang dari Desa Burung Mandi.

Kamarudin Muten menegaskan bahwa bantuan ini memiliki aturan penggunaan yang ketat. "Bantuan ini tidak boleh diperjualbelikan atau dipindahtangankan, tetapi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi perikanan serta memperkuat usaha nelayan," ujarnya.

Penegasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya. Ini juga untuk memaksimalkan manfaatnya bagi peningkatan kesejahteraan para nelayan di Belitung Timur.

Program bantuan sarana tangkap ini bukan sekadar inisiatif sesaat, melainkan bagian integral dari visi pembangunan jangka panjang Belitung Timur. Menurut Kamarudin, program ini merupakan implementasi dari misi ketiga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Belitung Timur 2025–2029.

Misi tersebut berfokus pada percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor strategis, termasuk pertanian, perkebunan, pariwisata, perikanan, kelautan, dan ekonomi kreatif. Dengan demikian, bantuan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pencapaian target-target pembangunan daerah.

Selain itu, bantuan ini juga termasuk dalam Program Prioritas ke-11 Pemkab Belitung Timur yang dikenal dengan nama “Gratis Bantuan Perahu, Perawatan Perahu, dan Sembako Nelayan Musim Angin Kencang” atau Program Petani/Nelayan Nyaman. Program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung kehidupan nelayan.

Bupati Kamarudin Muten berharap agar seluruh bantuan dapat dirawat dan dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima. Ia juga meminta camat dan kepala desa untuk melakukan pengawasan ketat. Pengawasan ini penting agar penyaluran tepat sasaran dan memberikan kesempatan bagi nelayan lain untuk memperoleh bantuan serupa di masa mendatang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi