ESDM dan PLN bakal survei masyarakat soal penyederhanaan golongan listrik

Selasa, 14 November 2017 20:41 Reporter : Saugy Riyandi
pln. Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) bakal melakukan kajian dan survei ke masyarakat atas rencana penyederhanaan golongan listrik. Nantinya, kajian ini akan digunakan pemerintah dalam merumuskan kebijakan penyederhanaan golongan listrik tersebut.

"Saya sudah minta PLN untuk membuat Focus Group Discussion (FGD) dan survei secara online mungkin menggunakan juga portal komersial. Mudah-mudahan dalam waktu 1-2 minggu sudah selesai dan nanti biar PLN jelaskan tanggapan masyarakatnya dulu bagaimana," ujar Menteri ESDM, Ignasius Jonan di kantornya, Jakarta, Selasa (14/11).

Menurut Jonan, tujuan penyederhanaan golongan listrik ini agar masyarakat mendapatkan akses lebih besar. Selain itu, kapasitas listrik di Indonesia akan bertambah hingga 40.000 MW pada 2025.

"Nah begini, 40.000 MW ini listrik ini mau diberikan ke siapa saja? Apakah hanya untuk industri atau perusahaan besar atau dunia usaha saja kan bukan, untuk masyarakat juga. Makanya ini kita naikkan dayanya. supaya masyarakat juga kalau mau menikmati listrik lebih banyak, itu bisa," katanya.

Namun, Jonan memastikan kenaikan daya atas penyederhanaan golongan tak membuat tarif listrik naik. Nantinya, pengguna daya 900 VA yang tergolong mampu akan ditingkatkan menjadi 5.500 VA.

"Tarifnya kesepakatan tidak boleh naik. Tetap gunakan tarif yang 900 VA. Jadi peningkatan daya tidak ada biaya apa-apa," jelasnya.

Dia menambahkan apabila dalam survei masyarakat setuju ada penyederhanaan golongan listrik, maka ESDM akan membuat payung hukum dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.

"Kita pakai peraturan menteri. Ini kan dikasih kesempatan daya listriknya lebih, kok malah tidak mau," kata Jonan. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. ESDM
  2. PLN
  3. Ignasius Jonan
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.