DPR pantau pembangunan Bendungan Landongi senilai Rp 844 miliar
Merdeka.com - Anggota Komisi V DPR, Umar Arsal mendorong dan memantau pembangunan Bendungan Landongi di Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara. Hal ini dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur terus berjalan.
"Sudah menjadi tugas dan kewajiban saya selaku anggota DPR RI memastikan pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah. Apalagi pembangunan tersebut ada di wilayah daerah pemilihan saya, jadi perlu kita dorong agar bisa berjalan dengan baik," tegas Umar Arsal saat melakukan kunjungan kerja dikutip keterangannya di Jakarta, Minggu (6/8).
Ketua Divisi Bantuan Bencana Dan Darurat DPP Partai Demokrat tersebut mengatakan bahwa Satker Penanggungjawab Pembangunan Bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diminta melibatkan masyarakat dan pengusaha lokal dalam proses pembangunan multiyears yang menggunakan dana APBN 2017 senilai Rp 844 miliar lebih."Kita minta anggaran negara harus benar berjalan dengan baik dan efektif. Agar masyarakat bisa merasakan hasilnya," katanya.
Anggota DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sultra, Umar Arsal saat meninjau pembangunan Bendungan Ladongi mengungkapkan, bendungan terbesar satu-satunya yang ada di wilayah Sultra itu sudah diperjuangkan sejak 2013 lalu, namun baru saat ini terealisasi.
"Saya minta Satker Pembangunan bendungan agar memperhatikan keterlibatan masyarakat lokal dalam rangka pemberdayaan dan mengurangi angka pengangguran."Sementara itu, Kepala Satker Bendungan Ladongi Wiwin Andoro menjelaskan, realisasi pembangunan bendungan tersebut baru mencapai 8,7 persen, dengan target penyelesaian hingga tahun 2020. Namun, pihak Hutama Karya dan Bumi Karsa berjanji akan menyelesaikannya lebih cepat hingga 2019.
Wiwin menambahkan, tahapan teknis penganggaran pembangunan bendungan yakni tahun 2016 sejumlah Rp 20 miliar, tahun 2017 sebesar Rp 155 miliar lebih, tahun 2018 Rp 259 miliar lebih, tahun 2019 mencapai Rp 303 miliar lebih dan tahun 2020 mencapai Rp 126 miliar lebih. Bendungan Ladongi akan dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan irigasi seluas 3.604 Ha, dengan jumlah petani yang mendapat manfaat 2.426 jiwa. selain itu juga dimanfaatkan untuk pemenuhan air baku, PLTA, pengendalian bencana banjir dan obyek wisata.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya