DKUP Bangka Barat Siapkan Lima Lokasi Strategis untuk Bazar Ramadhan 2026

Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (DKUP) Bangka Barat telah menyiapkan lima lokasi Bazar Ramadhan untuk memfasilitasi UMKM dan memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa 2026.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
DKUP Bangka Barat Siapkan Lima Lokasi Strategis untuk Bazar Ramadhan 2026
Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (DKUP) Bangka Barat telah menyiapkan lima lokasi Bazar Ramadhan untuk memfasilitasi UMKM dan memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa 2026. (AntaraNews)

Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (DKUP) Kabupaten Bangka Barat telah mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan lima lokasi strategis. Persiapan ini dilakukan untuk menyelenggarakan Bazar Ramadhan 2026. Inisiatif ini bertujuan untuk memfasilitasi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menjajakan produk mereka selama bulan suci Ramadhan.

Bazar Ramadhan ini direncanakan akan berlangsung selama 27 hari penuh, dimulai sejak awal puasa Ramadhan 1447 Hijriah. Lokasi-lokasi tersebut tersebar di berbagai kecamatan di Bangka Barat. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung ekonomi lokal secara merata.

Kepala DKUP Kabupaten Bangka Barat, Miwani, menyatakan bahwa upaya ini merupakan bentuk nyata pemberdayaan UMKM. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan pokok mereka selama bulan puasa.

Miwani menjelaskan bahwa salah satu lokasi utama Bazar Ramadhan berada di Kecamatan Mentok. Lokasi ini memanfaatkan lahan bekas lapangan golf yang dinilai sangat strategis dan luas. Lahan tersebut kini telah melalui proses pembersihan untuk memastikan kenyamanan pengunjung dan pedagang.

Area bekas lapangan golf di Mentok diperkirakan mampu menampung banyak tenda untuk para pedagang UMKM. Selain itu, lokasi ini juga menyediakan ruang parkir yang memadai bagi kendaraan pengunjung. Ini menjadi faktor penting untuk menarik minat masyarakat datang berbelanja.

Untuk mendukung persiapan infrastruktur, DKUP Bangka Barat telah mengirimkan surat kepada PT Timah Tbk. Surat tersebut berisi permohonan peminjaman alat berat dan penggunaan sebagian lahan. Sinergi ini menunjukkan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kegiatan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Miwani berharap lokasi yang disiapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Terutama bagi para pelaku UMKM binaan agar mereka semakin berkembang dan mandiri dalam menjalankan usahanya.

Selain di Kecamatan Mentok, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat juga memperluas jangkauan Bazar Ramadhan ke empat kecamatan lainnya. Langkah ini diambil untuk memastikan pemerataan kesempatan bagi UMKM di seluruh wilayah. Pemilihan lokasi didasarkan pada pertimbangan aksesibilitas dan potensi keramaian masyarakat.

Di Kecamatan Simpangteritip, Bazar Ramadhan akan berlokasi di halaman Masjid Al Ikhlas. Sementara itu, di Parittiga, kegiatan serupa akan menempati kawasan bekas garasi PT Timah. Pemilihan lokasi ini menunjukkan upaya pemerintah untuk menjangkau berbagai komunitas di Bangka Barat.

Selanjutnya, Kecamatan Tempilang akan memiliki Bazar Ramadhan di area Pasar Tempilang. Satu lokasi lagi disiapkan di Kecamatan Kelapa, melengkapi sebaran titik bazar yang ada. UMKM binaan yang terlibat dalam Bazar Ramadhan 1447 Hijriah ini terdiri dari lima kelompok, dengan lima tenda yang telah disiapkan untuk mereka.

Penyediaan lokasi di berbagai kecamatan ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat. Mereka bisa lebih mudah mengakses berbagai produk kebutuhan Ramadhan. Ini juga memberikan platform yang lebih luas bagi UMKM untuk menjajakan dagangannya dan meningkatkan pendapatan.

Pelaksanaan Bazar Ramadhan ini tidak hanya melibatkan DKUP, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari berbagai instansi terkait. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Barat, Hendra Jaya, menegaskan kesiapan pihaknya. Mereka siap membantu menjaga kebersihan selama seluruh rangkaian acara berlangsung.

Sinergi ini melibatkan DKUP, Camat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, PT Timah Tbk Mentok, dan pihak terkait lainnya. Mereka akan berkolaborasi untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar lokasi bazar. Komitmen ini penting untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi pedagang dan pengunjung.

Hendra Jaya menambahkan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk dukungan. Tujuannya adalah memastikan lingkungan tetap terjaga dengan baik selama kegiatan berlangsung. Kebersihan menjadi prioritas agar pengunjung merasa nyaman saat berbelanja dan berinteraksi di area bazar.

Berbagai kegiatan dan dukungan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah. Mereka berupaya membantu pelaku UMKM dan warga yang membutuhkan berbagai kebutuhan. Terutama saat bulan puasa Ramadhan, di mana kebutuhan masyarakat cenderung meningkat dan perputaran ekonomi diharapkan tumbuh.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi