Dipercaya Bisa Tangkal Virus Corona, Jahe, Temulawak dan Kunyit Diborong Warga Solo

Puluhan warga berkerumun di sentra obat-obatan tradisional bagian dalam utara pasar. Mereka membeli kunyit, jahe, sereh, kunir dan lainnya dalam jumlah yang cukup banyak. Bahan-bahan tersebut untuk mengantisipasi merebaknya virus corona yang sudah sampai di Indonesia.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Dipercaya Bisa Tangkal Virus Corona, Jahe, Temulawak dan Kunyit Diborong Warga Solo
manfaat jahe merah. ©2020 Merdeka.com

Semenjak merebaknya virus corona atau COVID-19 di Indonesia, penjualan empon-empon atau rempah-rempah seperti jahe, kunyit, temulawak, kayu manis dan serai di Solo mengalami peningkatan. Di sejumlah pasar tradisional, warga rela antre demi mendapatkan bahan minuman herbal tersebut.

Pantauan merdeka.com di Pasar Gede, Solo puluhan warga berkerumun di sentra obat-obatan tradisional bagian dalam utara pasar. Mereka membeli kunyit, jahe, sereh, kunir dan lainnya dalam jumlah yang cukup banyak. Bahan-bahan tersebut untuk mengantisipasi merebaknya virus corona yang sudah sampai di Indonesia.

"Ini beli empon-empon biar hangat. Nanti kita seduh dan diminum seluruh keluarga. Untuk mengantisipasi virus corona juga," ujar Lina, pembeli asal Sudiroprajan.

Pembeli lainnya, Yusuf mengaku, keluarganya sudah terbiasa minum jamu jamuan. Dia percaya ramuan jamu tradisional bisa meningkatan stamina dan daya tahan tubuh. Sehingga saat ada virus atau penyakit menular dirinya tidak terlalu khawatir.

"Saya beli jamu jamuan komplit, untuk jaga jaga. Kan lagi ramai virus korona. Ini belinya agak banyak dari biasanya. Kalau biasanya habis Rp45 ribu, ini nanti habis berapa belum tahu, semua naik," katanya.

Harga Merangkak Naik

Salah satu pedagang di Pasar Gede, Wahyuni menyampaikan, permintaan empon-empon mengalami kenaikan drastis setelah Presiden Jokowi mengumumkan 2 orang Depok terpapar virus corona. Kondisi tersebut menyebabkan harga juga mengalami kenaikan.

"Temulawak sebelumnya Rp6.000, jahe Rp40.000, kunir Rp10.000. Sekarang temulawak jadi Rp15.000, jahe Rp50.000 dan kunir Rp15.000," katanya.

Wahyuni mengatakan, pasokan empon-empon selama ini masih lancar. Baik dari Wonogiri maupun Karanganyar. Jika pada hari biasa penjualan empon-empon hanya berkisar 10-20 kilogram, saat ini tiap item bisa mencapai 50 gram.

Rekomendasi