Dikuasai produk asing, Mendag wajibkan e-commerce jual produk lokal
Merdeka.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mewajibkan e-commerce besar menjual produk dalam negeri, sebab produk luar negeri masih mendominasi e-commerce di Indonesia. Dengan bantuan kepala dinas provinsi, Kemendag akan segera mengundang pemain e-commerce dengan idEA pada bulan Maret mendatang.
"Kalau tidak, impor kita secara langsung dan tidak langsung akan meningkat. Bapak tolong beri tahu barang yang masuk harus sesuai ketentuan. Level of playing fields yang sama. Saya minta bantuan dari e-commerce sekalian," katanya di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (2/2).
Dia menjelaskan, saat ini masih dikaji mengenai porsi penjualan produk lokal di e-commerce. Selain itu produk yang dijual juga harus sesuai dengan SNI, karena yang bisa masuk e-commerce hanya yang sesuai ketentuan.
"Kalau tidak yang kena sanksi marketplace. Supaya ada level of playing field yang sama. Kami tidak mau bunuh. Tapi kita harus fair pada yang lain. Negara harus hadir berpihak pada UKM," tandasnya.
Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengaku prihatin karena lebih banyak produk luar yang dijual. Dengan demikian, dia menggandeng Blibli.com untuk meningkatkan sektor usaha kecil mikro menengah (UMKM).
Blibli.com, salah satu pemain e-commerce di Indonesia, telah memiliki 2,5 juta produk yang dijual. Namun, diakui, hanya 50.000 sampai 100.000 merupakan produk lokal. Sehingga dia berencana mengumpulkan para pemain e-commerce untuk bisa membantu memasarkan produk UMKM Indonesia.
"Tetapi kita juga harus menyeleksi, tidak bisa kita lemparkan asal UKM masuk ke sana. Kita minta seluruh kepala dinas di provinsi untuk membantu menyeleksi dan kita kan terlibat untuk melakukan itu," di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (2/2).
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya