Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Data BPS: Produksi Padi dan Beras Naik, Luas Lahan Panen Semakin Sempit

Data BPS: Produksi Padi dan Beras Naik, Luas Lahan Panen Semakin Sempit Petani. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produksi padi dan beras hingga September 2021 ini mengalami peningkatan. Namun begitu, luas lahan panen padi justru mengalami penyempitan.

Kepala BPS Margo Yuwono menyebut, realisasi luas lahan panen padi sepanjang Januari-September 2021 sebesar 8,77 juta ha, atau mengalami penurunan sekitar 237,65 ribu ha (2,64 persen) dibandingkan realisasi panen padi di 2020 sebesar 9,01 juta ha.

Sementara itu, potensi panen sepanjang Oktober-Desember 2021 diperkirakan sebesar 1,75 juta ha.

"Dengan demikian, total potensi luas panen padi pada 2021 diperkirakan mencapai 10,52 juta ha, atau mengalami penurunan sekitar 141,95 ribu ha, atau setara 1,33 persen dibandingkan luas panen padi di 2020 yang sebesar 10,66 juta ha," terang Margo dalam sesi teleconference, Jumat (15/10).

Di sisi lain, produksi padi di Indonesia sepanjang Januari-September 2021 diperkirakan sekitar 45,61 juta ton gabah kering giling (GKG), atau mengalami kenaikan 65,39 ribu ton GKG (0,14 persen) dibandingkan 2020 yang sebesar 45,55 juta ton GKG.

Adapun potensi produksi sepanjang Oktober-Desember 2021 sebesar 9,66 juta ton GKG. Dengan demikian, total potensi produksi padi pada 2021 diperkirakan mencapai 55,27 juta ton GKG, atau naik 620,42 ribu ton GKG (1,14 persen) dibandingkan 2020 yang sebesar 54,65 juta ton GKG.

Jika produksi padi dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan, maka produksi padi sepanjang Januari-September 2021 setara dengan 26,15 juta ton beras.

Angka tersebut naik sebesar 32,15 ribu ton atau setara 0,12 persen dibandingkan produksi padi di 2020 yang sebesar 26,11 juta ton. Sementara itu, potensi produksi beras sepanjang Oktober-Desember 2021 sebesar 5,54 juta ton beras.

Sehingga produksi beras pada 2021 diperkirakan mencapai 31,69 juta ton beras, atau mengalami kenaikan sebesar 351,71 ribu ton (1,12 persen) dibandingkan produksi beras tahun 2020 yang sebesar 31,33 juta ton.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP