Dahlan Iskan: Saya Kurang Setuju BUMN Terlalu Dominan

Senin, 18 Mei 2020 13:41 Reporter : Anggun P. Situmorang
Dahlan Iskan: Saya Kurang Setuju BUMN Terlalu Dominan Dahlan Iskan. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Periode 2011-2014, Dahlan Iskan mengaku kurang setuju apabila BUMN terlalu mendominasi dalam segala aspek ekonomi. Sebab menurutnya, jika BUMN terlalu mendominasi maka rakyat yang menjadi korban.

"Bahwa sebetulnya Presiden salah mengangkat saya menjadi menteri BUMN, karena pada dasarnya Saya kurang setuju BUMN itu terlalu dominan. Negara itu kan didirikan untuk menyejahterakan rakyat, bukan untuk berbisnis," ujarnya melalui Video Conference, Jakarta, Senin (18/5).

Dahlan melanjutkan, seharusnya rakyat yang diberi kesempatan untuk menjalankan bisnis sehingga negara tak perlu bersaing dengan rakyat mencari keuntungan. "Yang berbisnis kan seharusnya rakyatnya, bukan negara. Lha kok rakyatnya yang mau sejahtera lewat bisnis disaingi oleh negara, pasti rakyatnya kalah," jelasnya.

Kegelisahan tersebut sudah pernah disampaikan Dahlan saat dirinya diangkat menjadi Menteri BUMN pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun Presiden SBY mengatakan BUMN merupakan salah satu aset peninggalan Belanda yang harus diteruskan.

Baca Selanjutnya: Misi Perbaiki BUMN...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Dahlan Iskan
  3. BUMN
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini